
Bola.net - Manajemen Persema Malang terus berusaha untuk mendapatkan dana agar gaji dan bonus para pemain serta ofisial yang tertunggak bisa terbayar.
Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Persema, Eka Ananta, perjuangan manajemen untuk mencairkan gaji pemain tak pernah berhenti.
"Kami juga tidak henti-hentinya menanyakan pada konsorsium terkait dana yang seharusnya dikucurkan pada Persema. Namun, ya mau bagaimana lagi konsorsium saat ini juga sedang mengalami krisis keuangan," ucapnya.
Dijelaskan Eka, sebenarnya manajemen telah berupaya untuk mencari donatur maupun pinjaman dari pihak ketiga dengan menjaminkan aset Persema, namun ternyata aset Persema tak bisa dijaminkan.
"Saat ini kami hanya tinggal menunggu terketuknya hati konsorsium untuk segera mengucurkan anggaran ke Persema agar pemain bisa segera bisa menerima haknya sesuai kontrak," jelas Eka.
Persema yang bergabung dengan kompetisi LPI pada musim 2010-2011 itu semula berharap mampu menggaet sponsor untuk menopang pembiayaan selama kompetisi.
Namun, hingga dua musim kompetisi ternyata masih belum ada sponsor yang melirik Irfan Bachdim dan kawan-kawan.
Sebelumnya Persema yang bermain di ISL mendapatkan dana segar dari APBD Kota Malang yang dilewatkan anggaran hibah KONI setempat. (ant/end)
Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Persema, Eka Ananta, perjuangan manajemen untuk mencairkan gaji pemain tak pernah berhenti.
"Kami juga tidak henti-hentinya menanyakan pada konsorsium terkait dana yang seharusnya dikucurkan pada Persema. Namun, ya mau bagaimana lagi konsorsium saat ini juga sedang mengalami krisis keuangan," ucapnya.
Dijelaskan Eka, sebenarnya manajemen telah berupaya untuk mencari donatur maupun pinjaman dari pihak ketiga dengan menjaminkan aset Persema, namun ternyata aset Persema tak bisa dijaminkan.
"Saat ini kami hanya tinggal menunggu terketuknya hati konsorsium untuk segera mengucurkan anggaran ke Persema agar pemain bisa segera bisa menerima haknya sesuai kontrak," jelas Eka.
Persema yang bergabung dengan kompetisi LPI pada musim 2010-2011 itu semula berharap mampu menggaet sponsor untuk menopang pembiayaan selama kompetisi.
Namun, hingga dua musim kompetisi ternyata masih belum ada sponsor yang melirik Irfan Bachdim dan kawan-kawan.
Sebelumnya Persema yang bermain di ISL mendapatkan dana segar dari APBD Kota Malang yang dilewatkan anggaran hibah KONI setempat. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen Persema Terus Berupaya Lunasi Tunggakan Gaji
Bola Indonesia 2 Juli 2012, 13:25
-
Junaidi Harapkan Konsorsium Lunasi Gaji Pemain Persis
Bola Indonesia 22 Juni 2012, 13:40
-
Gaji Belum Cair, Penggawa Persema Mogok Berlatih
Bola Indonesia 20 Juni 2012, 10:18
-
Penggawa Persema Bantah Bakal Boikot Jamu Persija
Bola Indonesia 18 Juni 2012, 01:28
-
Gaji Tak Kunjung Cair, Persema Ancam Mogok
Bola Indonesia 16 Juni 2012, 14:30
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR