Awalnya, Madura United mendapat hukuman larangan tiga kali main home dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS), operator Indonesia Soccer Championship (ISC). Mereka sudah menjalani hukuman ini selama sekali, yakni ketika melawan Bali United.
Manajemen Madura United lalu mengajukan banding dan diskresi. Diskresi membuat laskar Sape Kerap hanya mendapatkan penundaan hukuman. Dua pertandingan kandang setelah lawan Mitra Kukar akan dilaksanakan di luar Madura.
Menurut manajer Haruna Soemitro, ternyata kubu Mitra Kukar sempat mengajukan protes. "Kok ada klub yang protes terhadap eksekusi itu. Dan operator hampir goyah. Sempat hampir ditunda," ungkap Haruna kepada beberapa media.
"Umpama terjadi penundaan, apakah itu bukan bentuk intervensi Mitra Kukar mempengaruhi GTS untuk me-reschedule itu. Lucu," sambungnya.
Ada pula yang menuding GTS ingin memuluskan target Madura United meraih 10 poin sepanjang Bulan Ramadhan. Haruna membantah keras tudingan ini. "Kita dengan target 10 poin itu sudah moderat. Kok ada orang iri dengan target 10 poin kami," sentil Haruna.
"Jangan dituduh penundaan Komisi Banding dalam rangka untuk memenuhi target Madura United meraih 10 poin. Siapa yang bisa menjamin bahwa pertandingan besok itu kita bisa menang," pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lima Bek Terbaik Indonesia Versi Kiper Mitra Kukar
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 18:03
-
Manajer Madura United Sentil Mitra Kukar
Bola Indonesia 1 Juli 2016, 13:45
-
Gelandang Madura United Waspadai Mitra Kukar
Bola Indonesia 30 Juni 2016, 16:34
-
Ini Kerugian Klub Jika ISC Dihentikan
Bola Indonesia 27 Juni 2016, 04:01
-
Mitra Kukar Tertahan, Ini Kata Subangkit
Bola Indonesia 25 Juni 2016, 12:05
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR