
Bola.net - Manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara memberikan pandangannya terkait kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Ia ragu bila kompetisi musim ini bisa diputar kembali.
Seperti diketahui, Shopee Liga 1 2020 sudah ditangguhkan PSSI sejak pertengahan Maret lalu dengan status force majeure. Penyebabnya adalah pandemi virus corona yang semakin mewabah di Indonesia.
"Kalau saya sebetulnya kompetisi musim ini agak sulit dilanjutkan karena kalau melihat perkembangan pandemi ini, Indonesia belum mencapai titik curva tertingginya. Jadi agak sulit dilanjutkan kompetisi karena kompetisi ini kan melibatkan banyak orang. Jadi itu yang harus diwaspadai," ujar Nyoman, Selasa (12/5).
"Nanti apabila kompetisi dilanjut tanpa penonton agak sulit juga karena bagaimanapun juga dengan tidak adanya penonton klub tak ada pemasukan. Ini kan lumayan pemasukan itu buat kami," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Tak Bisa Dibandingkan dengan Kompetisi di Eropa
Sementara itu, sejumlah negara di Eropa berencana kembali memutar kompetisi yang sempat tertunda akibat virus corona. Contohnya seperti Bundesliga yang akan digelar pada akhir pekan nanti.
Namun menurut Nyoman, kompetisi di Indonesia dan liga yang ada di Eropa belum bisa disejajarkan. Dari segi finansial, tim benua biru tentu lebih bagus.
"Kalau dibandingkan dengan Eropa kan mungkin sistemnya sudah kuat. Protokol kesehatannya juga sudah sangat disiplin sehingga di sana bisa dilakukan pertandingan. Klub di Eropa memang secara finansial mungkin juga gak terlalu bermasalah," imbuh Nyoman.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajer Persita Ragu Shopee Liga 1 2020 Bisa Dilanjutkan
Bola Indonesia 12 Mei 2020, 20:51
-
Momen Langka Kiper Persita Berpuasa Bersama Keluarga
Bolatainment 11 Mei 2020, 14:07
-
Ngabuburit Ala Penjaga Gawang Persita Tangerang
Bola Indonesia 9 Mei 2020, 21:00
-
Penerbangan Ditiadakan, Pemain Asing Persita Gagal Mudik ke Argentina
Bola Indonesia 27 April 2020, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR