
Bola.net - Kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra di partai Final Menpora Cup, Minggu (29/09), dipersoalkan Central Coast Mariners. Bahkan, klub asal Australia itu mengaku menyesal bermain di laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang ini.
"Jika melihat kepemimpinan wasit, saya kira lebih baik kami pulang ke Australia empat hari lalu dan tidak datang ke pertandingan ini," ujar Asisten Pelatih Mariners, Phil Moss, usai pertandingan.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Mereka meninggalkan anak istri mereka, jika mereka diperlakukan seperti ini, saya rasa lebih baik kita nggak datang ke pertandingan ini," sambungnya.
Sebelumnya, dua penalti Keith Kayamba Gumbs sukses membawa Arema Cronous menjadi jawara di ajang Menpora Cup. Di laga yang berakhir 2-1 bagi keunggulan Arema itu, Mariners hanya mampu mencetak satu gol melalui Marcos Flores.
Sementara itu, meski kalah, Moss mengaku anak asuhnya sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka. Sayang, sambung pria berdarah Inggris ini, wasit membuat upaya mereka sia-sia.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Ini bukan hanya opini saya, namun semua orang yang paham pasti sependapat," sambungnya.
Sementara itu, sebagai runner-up Menpora Cup, Mariners berhak mendapat hadiah sebesar 250 juta Rupiah. Hadiah tersebut secara simbolis diserahkan oleh salah seorang Vice President MNC, Ray Wijaya, usai pertandingan tersebut. (den/rdt)
"Jika melihat kepemimpinan wasit, saya kira lebih baik kami pulang ke Australia empat hari lalu dan tidak datang ke pertandingan ini," ujar Asisten Pelatih Mariners, Phil Moss, usai pertandingan.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Mereka meninggalkan anak istri mereka, jika mereka diperlakukan seperti ini, saya rasa lebih baik kita nggak datang ke pertandingan ini," sambungnya.
Sebelumnya, dua penalti Keith Kayamba Gumbs sukses membawa Arema Cronous menjadi jawara di ajang Menpora Cup. Di laga yang berakhir 2-1 bagi keunggulan Arema itu, Mariners hanya mampu mencetak satu gol melalui Marcos Flores.
Sementara itu, meski kalah, Moss mengaku anak asuhnya sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka. Sayang, sambung pria berdarah Inggris ini, wasit membuat upaya mereka sia-sia.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Ini bukan hanya opini saya, namun semua orang yang paham pasti sependapat," sambungnya.
Sementara itu, sebagai runner-up Menpora Cup, Mariners berhak mendapat hadiah sebesar 250 juta Rupiah. Hadiah tersebut secara simbolis diserahkan oleh salah seorang Vice President MNC, Ray Wijaya, usai pertandingan tersebut. (den/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Disiplin, Kunci Sukses Arema Bekuk Mariners
Bola Indonesia 29 September 2013, 23:31
-
Mariners Menyesal Jalani Partai Final Menpora Cup
Bola Indonesia 29 September 2013, 23:28
-
Review Menpora Cup: Bekuk Mariners, Arema Juara
Bola Indonesia 29 September 2013, 20:03
-
Rombak Pemain Asing, Musim Depan Arema Bidik Duo Liberia
Bola Indonesia 13 Agustus 2013, 19:15
-
Review ISL: Arema Melesat ke Puncak Klasemen
Bola Indonesia 7 Februari 2013, 18:07
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 5 April 2026, 17:46
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
























KOMENTAR