Masih Ada Kerusuhan Suporter, PSSI Mungkin Belum Akan Cabut Aturan Larangan Tandang di BRI Super League Musim Depan

Masih Ada Kerusuhan Suporter, PSSI Mungkin Belum Akan Cabut Aturan Larangan Tandang di BRI Super League Musim Depan
BRI Super League (c) ist

Bola.net - PSSI sedang menimbang secara serius untuk melanjutkan aturan larangan suporter tamu pada musim depan. Langkah ini diambil karena mereka menilai masih banyak insiden kerusuhan yang terjadi sepanjang musim ini.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut perilaku negatif suporter menjadi ganjalan utama untuk membuka izin tandang. Ia mengaku heran karena aksi lempar-lemparan dan perusakan kursi stadion masih terus berulang di lapangan.

"Kalau terus seperti ini terus, jangan salahkan federasi ketika itu diterapkan," ujar Arya kepada wartawan.

"Karena kita tidak bisa disiplin dan tidak bisa menunjukkan bahwa kita mampu untuk itu, malu. Kita setiap pertandingan kursi di lempar-lempar, dibongkar," katanya menambahkan.

1 dari 2 halaman

Menyangkut Keamanan dan Keselamatan

Arya menyatakan butuh bukti nyata bahwa suporter bisa bersikap positif secara konsisten sebelum aturan ini dicabut. Ia menilai satu atau dua pertandingan yang damai belum cukup untuk menjamin keamanan nyawa penonton lainnya.

"Kemarin juga ada itu satu pertandingan away, itu bagus antarsuporter, terus saya ditanya, 'Ini bagus, ayo dong buka away-nya'. Ternyata, itu hanya satu, ini hanya satu. Ini tidak hanya satu. Ini menyangkut nyawa gitu," ucap Arya.

Arya sangat berharap para pendukung bisa menjaga komitmen untuk menikmati pertandingan tanpa kekerasan. Baginya, keselamatan adalah prioritas utama agar tidak ada lagi korban jiwa yang jatuh akibat fanatisme buta.

"Kita berharap teman-teman suporter bisa ingat janji kita ketika masuk stadion itu bajunya putih, keluar juga bajunya putih, jangan ada warna lain yang membuat kita celaka," tuturnya.

2 dari 2 halaman

Aturan Sejak Musim 2023/24

Larangan tur tandang telah diberlakukan PSSI sejak musim 2023/24. Aturan itu sempat diminta untuk dicabut pada musim ini. Namun PSSI masih bersikukuh untuk tetap menerapkannya.

"Buat apa kita harus ada korban-korban lagi, emosi yang ada di situ terus, buat apa. Itu jadi pertanyaan kita juga. Maka dari itu, sampai sekarang kami tetap membuat larangan away," imbuh Arya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL