Bola.net - Komisi Disiplin (Komdis) turnamen Piala Presiden 2015 telah menjatuhkan putusan untuk Bonek FC. Klub yang dimiliki oleh Gede Widiade ini dijatuhi hukuman berupa denda Rp 150 juta. Ini menyusul aksi walk out (WO) di leg kedua babak delapan besar melawan Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang.
Meski aksi WO tersebut adalah puncak dari kekecewaan atas kepemimpinan wasit Jerry Eli, namun Komdis Piala Presiden tetap menganggap Bonek FC bersalah. Mereka dinyatakan melakukan pelanggaran Kode Disiplin Piala Presiden Pasal 35 mengenai penolakan melanjutkan pertandingan. Atas hukuman denda Rp 150 juta itu, Bonek FC akan melakukan banding.
"Dalam aturan turnamen ada kesempatan untuk banding. Jadi, kami mungkin akan melakukan banding terhadap putusan Komdis Piala Presiden tersebut," kata Sekretaris Tim Bonek FC, Rahmad Sumanjaya, Senin (5/10) malam.
Denda Rp 150 juta yang dijatuhkan Komdis, sebenarnya lebih ringan bila dibandingkan permintaan dari pihak penyelenggara. Sebelumnya, ada wacana bahwa tim asuhan Ibnu Grahan diganjar hukuman denda minimal Rp 200 juta akibat aksi WO tersebut.
"Kami dikasih waktu untuk melakukan banding sampai tiga hari ke depan, terhitung dari hari ini," tutup Rahmad. [initial]
(faw/asa)
Meski aksi WO tersebut adalah puncak dari kekecewaan atas kepemimpinan wasit Jerry Eli, namun Komdis Piala Presiden tetap menganggap Bonek FC bersalah. Mereka dinyatakan melakukan pelanggaran Kode Disiplin Piala Presiden Pasal 35 mengenai penolakan melanjutkan pertandingan. Atas hukuman denda Rp 150 juta itu, Bonek FC akan melakukan banding.
"Dalam aturan turnamen ada kesempatan untuk banding. Jadi, kami mungkin akan melakukan banding terhadap putusan Komdis Piala Presiden tersebut," kata Sekretaris Tim Bonek FC, Rahmad Sumanjaya, Senin (5/10) malam.
Denda Rp 150 juta yang dijatuhkan Komdis, sebenarnya lebih ringan bila dibandingkan permintaan dari pihak penyelenggara. Sebelumnya, ada wacana bahwa tim asuhan Ibnu Grahan diganjar hukuman denda minimal Rp 200 juta akibat aksi WO tersebut.
"Kami dikasih waktu untuk melakukan banding sampai tiga hari ke depan, terhitung dari hari ini," tutup Rahmad. [initial]
Baca Juga
- Wildansyah Ingin Jamu Arema Cronus di Palembang
- Mahaka Tampik Skenario Final Ideal Antara Persib dan Arema Cronus
- Sriwijaya FC Siapkan Stadion Manahan Untuk Ladeni Arema
- Mahaka Akui Kecolongan di Perempat Final Piala Presiden
- Mahaka Beri Waktu Sriwijaya Tentukan Venue Sampai Besok
- Skuat Kembali Lengkap, Joko Susilo Gembira
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melawan, Bonek FC Ajukan Banding
Bola Indonesia 5 Oktober 2015, 21:34
-
Gede Ingin Masalah WO Bonek FC Jadi Bahan Introspeksi
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 06:06
-
Datangi PSSI, Bonek FC Curhat Soal WO di Piala Presiden
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 05:35
-
Ngotot Gunakan Nama Persebaya, Gede Siapkan Langkah Hukum
Bola Indonesia 3 Oktober 2015, 05:05
-
Subsidi dari Mahaka Sudah Dialokasikan ke Pemain Bonek FC
Bola Indonesia 1 Oktober 2015, 06:21
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR