Bahkan, kontrak yang sudah ditandatangani selama dua tahun langsung diputus manajemen Persija. Padahal kontrak Alfin bersama Persija sejatinya masih menyisakan satu musim lagi.
"Saya seperti dibuang Persija. Saat saya belum cedera, saya kan latihan bersama mereka, rasanya seperti disayang sama manajemen. Setelah saya cedera, mereka malah tidak peduli sama saya," ujar Alfin kepada wartawan.
Namun, bek berusia 24 tahun itu merasa tidak kapok jika memang harus kembali bermain bersama Persija. Hanya saja, Alfin punya satu syarat yakni Persija sudah tak lagi di bawah kepemimpinan Ferry Paulus.
"Kalau kembali ke Persija, saya tidak kapok. Saya hanya kapok dengan manajemennya saja," ungkapnya.
Pesepakbola asal Tulehu itu berharap klub-klub Indonesia tidak meniru Macan Kemayoran yang tidak mempedulikan pemainnya ketika mengalami cedera. "Saya ini sebagai contoh untuk klub-klub lain. Kalau sepak bola Indonesia mau maju, salah satu caranya adalah memperhatikan para pemain," tutupnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Dibuang, Alfin Tuasalamony Tak Kapok Bermain Untuk Persija
Bola Indonesia 15 Januari 2016, 20:07
-
Ramdani Lestaluhu: Turnamen Bisa Rusak Kualitas Pemain
Bola Indonesia 14 Januari 2016, 18:11
-
Arema Cronus Jalin Komunikasi dengan Maitimo
Bola Indonesia 13 Januari 2016, 21:44
-
Banur Beberkan Alasan Tak Diperpanjang Persija
Bola Indonesia 9 Januari 2016, 15:59
-
Status Belum Jelas, Bek Senior Persija Tunggu Panggilan Manajemen
Bola Indonesia 9 Januari 2016, 13:57
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR