Bola.net - - Iwan Setiawan meminta maaf karena ucapannya telah membuat kontroversi dan gaduh di sepakbola Indonesia. Pelatih Pusamania Borneo FC ini pun mengaku siap menerima sanksi dari pihak klub yang dinaunginya.
Iwan menjadi sorotan publik setelah berkomentar tentang kiprah Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-18 tahun 2017 ini. Iwan berharap Garuda Nusantara gagal dan menilai Indra Sjafri tidak pantas jadi pelatih bagi Timnas Indonesia.
Pernyataan tersebut membuat Iwan jadi bahan pergunjingan. Setelah itu, eks pelatih Persebaya Surabaya inipun meminta maaf dan mengaku siap menerima jika ada sanksi dari pihak klub.
"Jadi, secara pribadi saya minta maaf pada suporter Pusamania dan manajemen Borneo FC, apabila ada kata yang kurang pantas diucapkan," ucap Iwan dikutip dari situs resmi Borneo FC.
"Saya siap menerima sanksi bila memang terbukti bersalah sesuai klausul kontrak,” tandas Iwan.
Sebelumnya, pihak Borneo FC sudah melayangkan permintaan maaf atas apa yang keluar dari mulut Iwan. Presiden Borneo FC, Nabil Husein, minta maaf lewat akun twitter pribadinya. Ia menilai Iwan tidak sepatutnya berkomentar tentang Timnas Indonesia.
Krn tdk sepatutnya kita berkomentar, lebih baik fokus pd Klub ketimbang mengurusin orang lain. Sekali lg, atas nama pribadi sy mohon maaf.
— H. Nabil Husein (@nabilhusein17) September 5, 2017
Nabil juga siap menghukum Iwan sesuai dengan mekanisme klub.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sanksi Iwan Setiawan, Peringatan Hingga Pemecatan
Bola Indonesia 7 September 2017, 22:45
-
Ingin Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Inilah Konsep Iwan Setiawan
Bola Indonesia 7 September 2017, 22:33
-
Minta Maaf, Iwan Setiawan Siap Terima Sanksi
Bola Indonesia 7 September 2017, 22:05
-
Iwan Bantah Doakan Timnas U-19 Gagal
Bola Indonesia 7 September 2017, 21:26
-
Iwan Setiawan Doakan Timnas U-19 Gagal di Myanmar
Tim Nasional 5 September 2017, 12:03
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR