Bola.net - Bek Persija Jakarta, Otavio Dutra, mengaku menekuni futsal sebelum menjadi pesepak bola. Berkat futsal pula, Otavio Dutra menjelma menjadi bek yang gesit dan berani menguasai bola di lini belakang.
Pemain asal Brasil biasanya dikenal memiliki kemampuan individu mumpuni. Ciri khas itu juga berlaku pada Otavio Dutra.
Meskipun bermain sebagai bek, Otavio Dutra tergolong menjadi pemain yang berani berlama-lama menguasai bola. Menurut Dutra, kemampuan itu didapatnya ketika masih aktif menjadi pemain futsal profesional di Brasil.
"Di Brasil saya pertama kali menjadi pemain futsal. Sama seperti pemain di negara kelahiran saya lainnya, kami harus bisa bermain futsal," kata Otavio Dutra seperti dikutip situs resmi klub, Senin (8/6/2020).
"Mungkin ini yang membuat saya menjadi bek yang dapat memegang bola dan gesit walau badan saya besar," ujar Otavio Dutra.
Pada 2020, Otavio Dutra memutuskan bergabung dengan Persija Jakarta. Meskipun usianya sudah tak lagi muda, Dutra masih dipercaya menjadi pemain inti di lini belakang klub asuhan Sergio Farias itu.
Pindah Posisi

Otavio Dutra juga bercerita, sebelumnya dirinya bukan bermain sebagai bek. Dutra lebih dulu bermain sebagai penyerang atau pemain sayap.
Namun, semuanya berubah ketika sedang bermain futsal. Tak ada rekannya yang bersedia bermain sebagai bek, sehingga Dutra mengalah dan kebiasaan itu akhirnya bertahan hingga sekarang.
"Saat itu teman-teman saya tidak ada yang bersedia menjadi bek. Akhirnya saya di posisi itu walau di futsal memang akhirnya fleksibel. Mulai sejak itu saya menjadi bek hingga terjun ke sepak bola profesional," imbuh Dutra.
Sumber: Persija Jakarta
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Yus Mei Sawitri
Published: 8 Juni 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Wacana Kompetisi Tanpa Degradasi, Ini Tanggapan Pemain Naturalisasi Persija
- Catatan Dragan Djukanovic Terhadap Protokol Kesehatan Liga 1
- Wacana Liga 1 Dipusatkan di Jawa, Pelatih Persipura Enggan Gegabah
- Pelatih Persela Tak Keberatan dengan Kewajiban Rapid Test
- PSSI Wacanakan Rapid Test Sebagai Protokol Kesehatan Bukan Swab Test, Kenapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Sepak Bola Indonesia Sebut Bepe Sebagai 'Real Legend'
Bola Indonesia 9 Juni 2020, 12:35
-
Otavio Dutra, Bek yang Berani Menguasai Bola Berkat Futsal
Bola Indonesia 9 Juni 2020, 09:39
-
Jakarta Terapkan PSBB Transisi, Kapan Persija Mulai Berlatih?
Bola Indonesia 6 Juni 2020, 19:14
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR