Bola.net - Persoalan di pentas sepak bola nasional yang semakin berantakan, diharapkan Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, segera mendapatkan jalan keluar.
Yusril bahkan menyayangkan, jika permasalahan tersebut tidak berkesudahan dan membuat korban semakin banyak. Baik itu pemain, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), klub dan masyarakat banyak.
"Jadi heran apa kepentingan Menpora Imam Nahrawi dengan kondisi ini. Terlebih lagi, tindakan ini menimbulkan banyak kerugian," katanya.
Karena itu, Yusril menyarankan kepada pihak-pihak yang dirugikan agar bersatu, dan bersama-sama menggugat Menpora Imam ke pengadilan. Sehingga, hukum di Indonesia berjalan secara benar.
"Dampak yang dihasilkan dari sikap Menpora Imam ini luas. Semua berhak menggugat atas kerugian yang ditimbulkan ini," imbuhnya.
"Tidak perlu tunggu putusan akhir PTUN, semakin banyak gugatan semakin bagus bagi penegakan hukum Indonesia. Sehingga, pemerintah dan Presiden akan melihat kondisi ini dengan luas," pungkasnya. (esa/dzi)
Yusril bahkan menyayangkan, jika permasalahan tersebut tidak berkesudahan dan membuat korban semakin banyak. Baik itu pemain, pelatih, ofisial, perangkat pertandingan, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), klub dan masyarakat banyak.
"Jadi heran apa kepentingan Menpora Imam Nahrawi dengan kondisi ini. Terlebih lagi, tindakan ini menimbulkan banyak kerugian," katanya.
Karena itu, Yusril menyarankan kepada pihak-pihak yang dirugikan agar bersatu, dan bersama-sama menggugat Menpora Imam ke pengadilan. Sehingga, hukum di Indonesia berjalan secara benar.
"Dampak yang dihasilkan dari sikap Menpora Imam ini luas. Semua berhak menggugat atas kerugian yang ditimbulkan ini," imbuhnya.
"Tidak perlu tunggu putusan akhir PTUN, semakin banyak gugatan semakin bagus bagi penegakan hukum Indonesia. Sehingga, pemerintah dan Presiden akan melihat kondisi ini dengan luas," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Nyalla Kembali Minta Menpora Cabut SK
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 22:39
-
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Korban Menpora Semakin Banyak
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 21:21
-
Pakar Hukum Tata Negara Nilai Menpora Tak Patuh Hukum
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 20:53
-
Komite Etika PSSI Sarankan Djohar Meminta Maaf Pada La Nyalla
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:49
-
Anggap PSSI Tidak Sah, Djohar Sebut Keputusan Penuh Dendam
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:28
LATEST UPDATE
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Italia 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR