Bola.net - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengungkapkan alasan meneruskan proses hukum kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, di Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN)
Bukan hanya itu, Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, juga mengatakan bahwa pihaknya akan minta bantuan AFC dan FIFA.
"Sebab, Indonesia adalah negara hukum. Yang kedua, kami yakin SK Menpora 01307 keliru dan salah. Ketiga, PTUN ada memang untuk menguji keputusan pemerintah. Untuk FIFA dan AFC sudah jelas, suspension akan dicabut apabila PSSI berada dalam keadaan semula," ungkapnya.
"Sayangnya, SK Menpora itu dan BOPI ikut campur dalam rules of the game sepak bola," tuturnya.
Karena itu, dilanjutkan La Nyalla, satu-satunya solusi yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yakni Menpora Imam Nahrawi mencabut SK, kembalikan PSSI kepada keadaan semula.
Lalu PSSI dan pemerintah, dilanjutkan La Nyalla, berbicara untuk merumuskan kerjasama sesuai dengan standart cooperation agreement yang sudah dibuat template-nya oleh FIFA.
"Dengan begitu, kita akan selangkah lebih maju. Saya juga yakin, sepak bola Indonesia akan lebih berprestasi," pungkasnya. (esa/dzi)
Bukan hanya itu, Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, juga mengatakan bahwa pihaknya akan minta bantuan AFC dan FIFA.
"Sebab, Indonesia adalah negara hukum. Yang kedua, kami yakin SK Menpora 01307 keliru dan salah. Ketiga, PTUN ada memang untuk menguji keputusan pemerintah. Untuk FIFA dan AFC sudah jelas, suspension akan dicabut apabila PSSI berada dalam keadaan semula," ungkapnya.
"Sayangnya, SK Menpora itu dan BOPI ikut campur dalam rules of the game sepak bola," tuturnya.
Karena itu, dilanjutkan La Nyalla, satu-satunya solusi yang terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yakni Menpora Imam Nahrawi mencabut SK, kembalikan PSSI kepada keadaan semula.
Lalu PSSI dan pemerintah, dilanjutkan La Nyalla, berbicara untuk merumuskan kerjasama sesuai dengan standart cooperation agreement yang sudah dibuat template-nya oleh FIFA.
"Dengan begitu, kita akan selangkah lebih maju. Saya juga yakin, sepak bola Indonesia akan lebih berprestasi," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Nyalla Kembali Minta Menpora Cabut SK
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 22:39
-
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Korban Menpora Semakin Banyak
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 21:21
-
Pakar Hukum Tata Negara Nilai Menpora Tak Patuh Hukum
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 20:53
-
Komite Etika PSSI Sarankan Djohar Meminta Maaf Pada La Nyalla
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:49
-
Anggap PSSI Tidak Sah, Djohar Sebut Keputusan Penuh Dendam
Bola Indonesia 8 Juli 2015, 19:28
LATEST UPDATE
-
Roy Keane Sindir Bruno Fernandes Lagi? Kali Ini Bawa-Bawa Keledai!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 10:45
-
Maju Membela Kylian Mbappe: Dia Bukan Seorang Penipu!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:15
-
Mengapa Atletico Madrid Pertimbangkan Jual Julian Alvarez?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 10:02
-
Jadwal Lengkap R3 BLU CRU World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:56
-
Jadwal Lengkap Balapan WorldSBK 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:54
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Italia 2026 di Vidio, 29-31 Mei 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:36
-
Jadwal Lengkap Harley Davidson Bagger World Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:28
-
Jadwal Lengkap Red Bull Rookies Cup 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:25
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 26 Mei 2026, 09:23
-
Jalan Pulang Jose Mourinho ke Real Madrid Semakin Mahal!
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR