
Bola.net - Kerasnya Premier League dan populernya liga asal Inggris tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk beberapa pemain luar Eropa. Premier League memang tidak terlalu buta akan bakat dari benua lain, termasuk Asia.
Beberapa pemain Asia pernah merasakan bagaimana kerasnya Premier League. Park Ji Sung merupakan salah satu yang berhasil berjaya di Inggris. Dengan permainannya yang gigih dan tidak kenal lelah, Park berhasil menjadi andalan Manchester United kala itu.
Menyusul Park Ji Sung ada nama Shinji Kagawa yang juga menjadi penggawa Manchester United pada musim 2012. Tidak hanya tampil, Shinji Kagawa pun berhasil mengangkat trofi Premier League.
Bukan hanya dua nama tersebut yang sukses ada pula Shinji Okazaki yang menjadi bagian dari sensasi Leicester City. Bersama The Foxes, Okazaki berhasil mewujudkan fantasi klub dengan menjadi juara musim 2015/16.
Beberapa pemain tersebut telah terbukti menjadi berkah untuk klub yang meminangnya. Lalu untuk musim ini, Asia masih belum kehabisan sinarnya untuk pertarungan di Premier League. Beberapa pemain juga telah menyegel tempat di klub besar Premier League.
Nah, Bolaneters berikut beberapa sinar asia yang hadir di Premier League musim ini.
1. Takumi Minamino [Jepang]
![1. Takumi Minamino [Jepang] Takumi Minamino (c) AP Photo](https://cdns.klimg.com/bola.net/library/upload/21/2020/01/645x430/takumi-minamino-01-a_a71ef92.jpg)
Di pertengahan musim lalu Minamino diangkut Jurgen Klopp setelah tampil apik melawan tim asuhannya. Didatangkan dengan harga 8,5 juta euro Minamino musim lalu belum banyak berkontribusi.
Minamino pun masih terlihat malu-malu dengan penggawa The Reds lainnya. Namun musim ini, Minamino sepertinya sudah menemukan kepercayaan dirinya. Hal itu diperlihatkan ketika dia tampil di Community Shield melawan Arsenal, dia berhasil mencetak satu gol dan juga berhasil mengeksekusi penalti.
Patut ditunggu kelincahan Minamino bersama pasukan The Reds. Ini juga merupakan musim penuh pertamanya bersama Liverpool.
2. Alireza Jahanbakhsh [Iran]
![2. Alireza Jahanbakhsh [Iran] Pemain Brighton Alireza Jahanbakhsh (c) AP Photo](https://cdns.klimg.com/bola.net/library/upload/21/2020/01/645x430/new-project-40_403dea0.jpg)
Winger andalan Iran ini telah merumput bersama Brighton sejak musim 2018. Jahanbakhsh nampaknya perlu kerja keras untuk merebut posisi inti di Brighton. Musim lalu Alireza Jahanbakhsh hanya tampil 10 kali di Premier League.
Keberadaan Tariq Lamptey dan Solly March, nampaknya membuat jatah bermain Alireza Jahanbakhsh menjadi tidak pasti. Apalagi Alireza selama 30 kali tampil di Premier League hanya mencetak dua gol yang semuanya dihasilkan pada musim lalu
3. Son Heung-min [Korea Selatan]
![3. Son Heung-min [Korea Selatan] Pemain Tottenham, Son Heung-min (c) AP Photo](https://cdns.klimg.com/bola.net/library/upload/21/2019/12/645x430/son-heung-min_abe8e41.jpg)
Pemain cepat bernomor punggung 7 ini telah menjadi andalan Tottenham dalam beberapa musim terakhir. Catatan golnya pun impresif, selama empat musim kebelakang Son Heung-Min selalu berhasil mencetak dua digit gol di Premier League.
Musim lalu dirinya juga berhasil memukau penikmat sepakbola lewat golnya. Dengan gol solo runnya Son berhasil meraih gol terbaik di Premier League 2019/20. Dengan penampilannya yang konsisten Son Heung-Min pun kini memiliki market values yang tinggi sebesar 64 juta euro.
4. Matthew Ryan [Australia]
![4. Matthew Ryan [Australia] Matthew Ryan (c) BHAFC](https://cdns.klimg.com/bola.net/library/upload/21/2019/12/645x430/matthew-ryan-1_9d37f62.jpg)
Meskipun berasal dari kultur yang berbeda dengan negara Asia lainnya, namun dalam sisi federasi Australia masuk ke dalam zona AFC atau Asia. Matthew Ryan bersama dengan Alireza Jahanbakhsh menjadi dua pemain zona Asia yang membela Brighton.
Kiper berkebangsaan Australia ini didatangkan sejak musim 2017 dari Valencia. Berbeda dengan Alireza, Mathew Ryan berhasil mengamankan posisinya sejak awal kedatangannya. Total dia telah membela Brighton di Premier League sebanyak 111 kali.
Musim lalu Mathew Ryan tak tergantikan di pos penjaga gawang Brighton dan tampil full di 38 pertandingan.
(Bola.net/Muhamad Raka Saputra)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inikah Penyebab Gareth Bale Pilih Tottenham Ketimbang Manchester United?
Liga Inggris 16 September 2020, 19:00
-
Martinez Pindah dari Arsenal ke Villa, Netizen Dapat Celah Ejek Tottenham
Bolatainment 16 September 2020, 18:46
-
Para Pemain Asia yang Bakal Meriahkan Premier League 2020/21
Bola Indonesia 16 September 2020, 18:42
-
Sedikit Lagi, Bale Bakal Resmi Tinggalkan Madrid dan CLBK ke Tottenham
Liga Spanyol 16 September 2020, 17:44
-
Here We Go! Bukan MU, Sergio Reguilon Segera Gabung Tottenham
Liga Inggris 16 September 2020, 15:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR