Bola.net - Andik Vermansyah enggan berkomentar banyak terkait bursa calon pelatih Persebaya Surabaya. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen.
Jangankan berkomentar tentang pelatih baru, mundurnya Ibnu Grahan pun Andik mengaku belum tahu secara pasti. Sebab, saat sang pelatih menyatakan mundur, ia tengah berada di Jakarta untuk persiapan melawan Chelsea. "Jujur saja, aku belum tahu apakah Coach Ibnu itu resmi mundur atau tidak. Pamitan di Yogya dulu aku kira pamitan karena kita akan libur jeda kompetisi," ungkap Andik Selasa, (30/7).
Nama-nama calon pelatih Persebaya pengganti Ibnu Grahan mulai beredar. Mulai dari M Zein Alhadaad, Joko Malis, Jaya Hartono, Fredy Mulli, Subangkit, hingga Mursyid Efendi. Nama terakhir malah ramai dibicarakan akan berduet dengan mantan asisten pelatih Timnas, Fabio Oliveira untuk menjadi juru taktik Persebaya.
Namun, Andik enggan menjawab siapa yang menurutnya merasa pantas menangani skuad Bajul Ijo. "Ini pertanyaan sensitif. Karena posisiku pemain. Nanti kalau aku komen perorangan, bisa saja aku tak dimasukkan skuadnya kalau dia jadi melatih tim," kilah Andik sambil tertawa.
"Aku ini kan sama dengan pemain Persebaya lainnya. Tugas kami di lapangan membawa Persebaya menang. Kami tidak berhak meminta pelatih mana yang bagus bagi tim ini. Keputusan itu ada di manajemen, kan?" lanjutnya merendah.
Winger Timnas Indonesia senior dan U-23 ini mengaku pasrah siapa pun yang akan menjadi pelatih timnya. Harus bermain beda formasi dari pakem 4-3-3 selama dua musim belakangan ini, ia pun pasrah. "Harapanku sama seperti pemain lainnya. Yang penting pelatih ini mampu membawa Persebaya lebih baik lagi," pungkasnya. (fjr/mac)
Jangankan berkomentar tentang pelatih baru, mundurnya Ibnu Grahan pun Andik mengaku belum tahu secara pasti. Sebab, saat sang pelatih menyatakan mundur, ia tengah berada di Jakarta untuk persiapan melawan Chelsea. "Jujur saja, aku belum tahu apakah Coach Ibnu itu resmi mundur atau tidak. Pamitan di Yogya dulu aku kira pamitan karena kita akan libur jeda kompetisi," ungkap Andik Selasa, (30/7).
Nama-nama calon pelatih Persebaya pengganti Ibnu Grahan mulai beredar. Mulai dari M Zein Alhadaad, Joko Malis, Jaya Hartono, Fredy Mulli, Subangkit, hingga Mursyid Efendi. Nama terakhir malah ramai dibicarakan akan berduet dengan mantan asisten pelatih Timnas, Fabio Oliveira untuk menjadi juru taktik Persebaya.
Namun, Andik enggan menjawab siapa yang menurutnya merasa pantas menangani skuad Bajul Ijo. "Ini pertanyaan sensitif. Karena posisiku pemain. Nanti kalau aku komen perorangan, bisa saja aku tak dimasukkan skuadnya kalau dia jadi melatih tim," kilah Andik sambil tertawa.
"Aku ini kan sama dengan pemain Persebaya lainnya. Tugas kami di lapangan membawa Persebaya menang. Kami tidak berhak meminta pelatih mana yang bagus bagi tim ini. Keputusan itu ada di manajemen, kan?" lanjutnya merendah.
Winger Timnas Indonesia senior dan U-23 ini mengaku pasrah siapa pun yang akan menjadi pelatih timnya. Harus bermain beda formasi dari pakem 4-3-3 selama dua musim belakangan ini, ia pun pasrah. "Harapanku sama seperti pemain lainnya. Yang penting pelatih ini mampu membawa Persebaya lebih baik lagi," pungkasnya. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Januari 2014, Kompetisi Gabungan Dimulai
Bola Indonesia 30 Juli 2013, 22:29
-
PSM Latihan Perdana, Enam Pemain Absen
Bola Indonesia 30 Juli 2013, 20:15
-
TA Musafri Siap Berduet Dengan Andi Oddang
Bola Indonesia 30 Juli 2013, 10:51
-
Rully Tegaskan Gelar Latihan PSM Sesuai Jadwal
Bola Indonesia 30 Juli 2013, 10:06
-
Pelatih Anyar Persebaya? Ini Komentar Andik
Bola Indonesia 30 Juli 2013, 10:02
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR