
Bola.net - Milomir Seslija menilai kondisi lapangan Stadion Gajayana Kota Malang, tempat berlangsungngmya laga antara anak asuhnya dan PS TIRA Persikabo, tak ideal bagi timnya. Bahkan, Pelatih Arema FC ini menyebut bahwa kondisi lapangan justru akan menguntungkan tim lawan.
"Kondisi rumput di Stadion Gajayana memang berbeda dengan kondisi lapangan di Stadion Kanjuruhan," ucap Milomir Seslija.
"Ini akan membuat tim lawan diuntungkan," sambungnya.
Menurut Milo, sapaan karib Milomir Seslija, kondisi lapangan Stadion Gajayana membuat aliran bola tak bisa cepat. Padahal, hal tersebut yang menjadi senjata andalan Arema selama ini.
"Sementara, jika bola tidak bisa cepat, lawan akan memiliki kesempatan lebih lama untuk mengatur lagi pertahanan mereka," paparnya.
Arema sendiri akan menjamu PS TIRA Persikabo pada laga pekan keenam Shopee Liga 1 musim 2019 ini. Pertandingan, yang akan disiarkan langsung Indosiar, tersebut bakal digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06).
Laga ini merupakan laga perdana Arema pada musim ini yang dihelat di Stadion Gajayana Kota Malang. Rencananya, mereka juga akan menggelar laga pekan ketujuh, kontra Persipura Jayapura, di stadion tertua di Jawa Timur tersebut.
Arema sendiri harus boyongan ke Gajayana kala menjamu PS TIRA Persikabo karena adanya agenda politik di wilayah Kabupaten Malang, lokasi Stadion Kanjuruhan. Agenda pemilihan kepala desa secara serentak di Kabupaten Malang ini dikhawatirkan akan meningkatkan risiko gangguan keamanan di wilayah tersebut.
Bagaimana antisipasi Arema terhadap kondisi lapangan? Simak di bawah ini.
Siapkan Rencana Khusus
Lebih lanjut, Milo mengaku tak risau dengan kondisi lapangan yang harus dihadapi anak asuhnya tersebut. Menurut pelatih asal Bosnia ini, timnya sudah mencoba beradaptasi dengan kondisi lapangan.
"Kami sudah beberapa kali berlatih di sana," kata Milo.
"Selain itu, kami juga sudah menyiapkan sejumlah rencana bermain untuk mengantisipasi kondisi lapangan," sambungnya.
Harap Perubahan Kondisi Lapangan
Selain menyiapkan kondisi timnya, Milo pun berharap agar kondisi lapangan bisa berubah pada pertandingan tersebut. Pelatih berusia 54 tahun ini berharap dengan waktu pertandingan yang dihelat pada malam hari, kondisi lapangan bisa lebih menguntungkan timnya.
"Pada malam hari, umumnya, udara akan lebih lembab. Ini akan membuat permukaan lapangan lebih licin. Permukaan licin ini akan membuat pergerakan bola bisa lebih cepat," papar Milo.
"Kami akan sangat terbantu jika bola bisa bergulir lebih cepat," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komitmen Caketum PSSI, Kirim 10 Pemain Muda ke Spanyol
Bola Indonesia 28 Juni 2019, 23:43
-
Persiapan Eksta Bek Persela Jelang Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 28 Juni 2019, 23:12
-
Rahmad Darmawan Sebut Raihan PS TIRA Persikabo Sekadar Keberuntungan
Bola Indonesia 28 Juni 2019, 22:50
LATEST UPDATE
-
Gara-gara Mainoo, MU Batal Rekrut Gelandang Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 10 April 2026, 17:14
-
Prediksi Chelsea vs Man City 12 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 17:09
-
Prediksi Parma vs Napoli 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 16:54
-
Bukannya Senang, Para Pemain MU Bete Dapat Libur 3 Pekan
Liga Inggris 10 April 2026, 16:09
-
Nonton Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 16:00
-
Singkirkan Arsenal dari FA Cup, Bintang Muda Southampton Ini Masuk Radar MU
Liga Inggris 10 April 2026, 15:58
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25




















KOMENTAR