Senin (30/11) besok sore, Terens Puhiri dan kawan-kawan akan berjumpa dengan Surabaya United. Saat ini Evan Dimas Darmono dan kolega menguntit di posisi ketiga dengan torehan enam poin. "Mereka tim kuat," sebut Kas Hartadi, pelatih PBFC.
"Mereka tim bagus. Buktinya bisa mengalahkan Persela dengan 4-3 di pertandingan kemarin," imbuh pria asal Solo ini. Kas Hartadi juga menilai tim yang bermarkas di Jemursari Selatan ini diperkuat pemain berkualitas. "Mereka punya Evan Dimas. Ada juga Rudi Widodo," terangnya.
Sayang persiapan PBFC untuk laga besok sore di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dipastikan tak maksimal. Setelah mengalahkan Persib Bandung, Jumat (27/11) kemarin malam, mereka hanya punya waktu dua hari untuk beristirahat.
"Soal lawan Surabaya United, kita persiapan hanya recovery saja. Hanya jaga kebugaran saja. Selebihnya, kita akan main normal saja," jabar eks pelatih Sriwijaya FC ini. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih PBFC Sebut Surabaya United Tim Kuat
Bola Indonesia 29 November 2015, 09:42
-
Kas Hartadi: Kuncinya Mematikan Konate dan Firman
Bola Indonesia 27 November 2015, 23:29
-
Kas Hartadi Sebut PBFC Sudah Berubah
Bola Indonesia 26 November 2015, 14:38
-
Beda Dengan Iwan Setiawan, Kas Hartadi Justru Puji Persib
Bola Indonesia 26 November 2015, 14:10
-
Diego Michiels dan Jajang Ready Lawan Persib
Bola Indonesia 25 November 2015, 10:25
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bali United 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:38
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSIM 22 Mei 2026
Bola Indonesia 21 Mei 2026, 14:11
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR