
Bola.net - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso kurang sepakat dengan rencana penghapusan degradasi pada Liga 1 2021. Pasalnya, kondisi itu akan berpengaruh terhadap persaingan.
Aji juga khawatir tidak adanya degradasi membuat kompetisi penuh dengan kepentingan. Jika itu terjadi, dampaknya kurang bagus bagi masa depan sepak bola nasional.
"Pasti aura kompetisinya berkurang, persaingannya juga tidak seketat ketika ada promosi degradasi," katanya kepada Bola.net, Sabtu (08/04/2021
"Yang berikutnya ya kita tidak berburuk sangka tapi kita harus mengantisipasi kalau tidak ada degradasi itu akan banyak pertandingan yang penuh dengan kepentingan-kepentingan," lanjutnya.
"Kalau seumpamanya sampai terjadi pengaturan skor nanti di mata masyarakat sepak bola kita itu jadi tidak bagus," tegas juru taktik asal Kepanjen Kabupaten Malang itu.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Butuh Pertimbangan Matang
Untuk itu, terkait wacana kompetisi Liga 1 2021 tanpa degradasi, Aji menyarankan agar federasi mempertimbangkan untuk ruginya. Apalagi, jika kepentingannya hanya untuk menambah jumlah peserta.
"Kalau menghendaki tahun 2022 ada 20 tim di Liga 1 tidak masalah, turun 2 naik 4 kan bisa, kan begitu," Aji menambahkan.
"Mudah-mudahan keputusan benar-benar baik, benar-benar akurat untuk persepakbolaan Indonesia," tandas mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan itu.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
- Dukung Liga 1 Tanpa Degradasi, Pelatih PSIS Yakin Persaingan Tetap Sengit
- 3 Bintang Persib Bandung yang Terabaikan dari Timnas Indonesia
- Baik dan Buruk Jika Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi: Benarkah Tidak Kompetitif?
- Para 'Sultan' Gila Bola di Balik Klub Liga 1: Dari Nirwan Bakrie hingga Nabil Husein
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Degradasi Rawan Kepentingan
Bola Indonesia 8 Mei 2021, 21:41
-
Persebaya Kembali Kedatangan Pemain Seleksi di Lini Serang
Bola Indonesia 1 Mei 2021, 01:23
-
Hampir Sepekan Latihan, Persebaya Agendakan Internal Game
Bola Indonesia 30 April 2021, 21:46
-
Move On dari Rivaldi Bawuo, Persebaya Seleksi Eks Penyerang Persipura U-20
Bola Indonesia 30 April 2021, 07:30
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR