
Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic mendukung wacana Liga 1 tanpa degradasi. Dia menilai itu cocok dengan situasi sepak bola Indonesia yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19.
Menurut Dragan, setelah dihantam pandemi Covid-19, tidak masalah jika kompetisi berjalan tidak normal. Salah satunya adalah penghapusan degradasi seperti yang diusulkan banyak klub belakangan ini.
"Saya pikir dalam situasi di mana sepak bola ada di Indonesia, bagaimanapun, itu adalah satu-satunya hal yang logis,," kata Dragan Djukanovic kepada Bola.net.
"Anda tahu ini adalah satu-satunya negara di dunia di mana tidak ada kompetisi selama lebih dari satu tahun," imbuhnya.
"Lalu bagaimana cara bermainnya secara normal? Nah, tidak ada yang normal di sini. Jadi semuanya harus berangsur-angsur kembali normal," tegasnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Profesional
Dragan juga yakin bahwa penghapusan degradasi tidak akan berdampak terhadap persaingan. Dia menilai kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut akan berlangsung sengit.
"Kami profesional. Setidaknya itulah yang saya pikirkan. Kami bermain sepak bola karena kami profesional," lanjut Dragan.
"Dan ini adalah bisnis serius yang dilihat jutaan orang di Indonesia. Karena mereka, kami harus siap untuk tugas itu," tandas pelatih berpaspor Serbia tersebut.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Ini Juga:
- 3 Bintang Persib Bandung yang Terabaikan dari Timnas Indonesia
- Baik dan Buruk Jika Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi: Benarkah Tidak Kompetitif?
- Para 'Sultan' Gila Bola di Balik Klub Liga 1: Dari Nirwan Bakrie hingga Nabil Husein
- Kronologi PSSI Tetapkan Liga 1 Tanpa Degradasi yang Menuai Protes dari Netizen
- Riuh Netizen Soal Liga 1 2021 Tanpa Degradasi: Begini Mau ke Piala Dunia?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dragan Djukanovic Bosan Tak Ada Aktivitas di Semarang
Bola Indonesia 30 April 2021, 19:02
-
Ingin Semua Pemain Bertahan, Pelatih PSIS Pasrah dengan Kepergian Dua Bek
Bola Indonesia 30 April 2021, 15:35
-
PSIS Semarang Kembali Lepas Pemain Belakang
Bola Indonesia 29 April 2021, 21:03
-
Tak Masuk Skema Tim, PSIS Semarang Lepas Abanda Rahman
Bola Indonesia 27 April 2021, 18:34
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR