
Bola.net - Kekalahan Persik Kediri tiga gol tanpa balas dari Arema, Jumat (20/12), dinilai bisa lebih buruk lagi. Menurut Aris Budi, Pelatih Persik, anak asuhnya tertolong strategi defensif yang diusung anak asuhnya di partai pamungkas Grup B Piala Gubernur 2013 tersebut.
"Saya tahu diri di pertandingan ini. Saya memang menginstruksikan anak-anak bermain defensif di pertandingan ini untuk mengantisipasi serangan balik mereka yang mematikan," ujar Aris, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini.
"Kalau kami main menyerang sejak babak pertama, bisa jadi kami tak hanya kalah 3-0. Bisa jadi kami kalah 10-0," sambungnya.
Sebelumnya, Persik Kediri dipaksa pulang tanpa membawa satu pun poin, dan gagal mencetak sebiji gol pun, di ajang Piala Gubernur 2013. Di laga terakhir mereka, tiga gol Arema yang dicetak Cristian Gonzales, Irsyad Maulana dan Samsul Arif membuat Persik mengakhiri laga dengan kekalahan. Sebelumnya, di laga melawan Sriwijaya FC, Persik juga harus kandas melalui gol semata wayang Rizky Dwi Ramadhana.
Sementara itu, menanggapi permainan anak asuhnya, Aris Budi mengaku bahwa saat ini Persik masih perlu melakukan pembenahan. Hal tersebut, sambungnya, mutlak apabila Macan Putih -julukan Persik- tak ingin jadi bulan-bulanan di ajang ISL mendatang.
"Kita lihat kemampuan anak-anak di ajang ini. Kita juga menyadari bahwa untuk berlaga di ISL tak hanya diperlukan kecepatan dan kekuatan saja. Kita perlu pemain-pemain dengan skill individu mumpuni," tandasnya.[initial]
(den/dzi)
"Saya tahu diri di pertandingan ini. Saya memang menginstruksikan anak-anak bermain defensif di pertandingan ini untuk mengantisipasi serangan balik mereka yang mematikan," ujar Aris, usai laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang ini.
"Kalau kami main menyerang sejak babak pertama, bisa jadi kami tak hanya kalah 3-0. Bisa jadi kami kalah 10-0," sambungnya.
Sebelumnya, Persik Kediri dipaksa pulang tanpa membawa satu pun poin, dan gagal mencetak sebiji gol pun, di ajang Piala Gubernur 2013. Di laga terakhir mereka, tiga gol Arema yang dicetak Cristian Gonzales, Irsyad Maulana dan Samsul Arif membuat Persik mengakhiri laga dengan kekalahan. Sebelumnya, di laga melawan Sriwijaya FC, Persik juga harus kandas melalui gol semata wayang Rizky Dwi Ramadhana.
Sementara itu, menanggapi permainan anak asuhnya, Aris Budi mengaku bahwa saat ini Persik masih perlu melakukan pembenahan. Hal tersebut, sambungnya, mutlak apabila Macan Putih -julukan Persik- tak ingin jadi bulan-bulanan di ajang ISL mendatang.
"Kita lihat kemampuan anak-anak di ajang ini. Kita juga menyadari bahwa untuk berlaga di ISL tak hanya diperlukan kecepatan dan kekuatan saja. Kita perlu pemain-pemain dengan skill individu mumpuni," tandasnya.[initial]
Piala Gubernur Jatim 2013
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persik Akui Instruksikan Anak Asuhnya Main Bertahan
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 20:12
-
Review: Bekuk Persik, Arema ke Semifinal Piala Gubernur
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 16:56
-
Aris Budi: Persik Kalah Kelas Dari Arema Cronus
Bola Indonesia 19 Desember 2013, 21:22
-
Piala Gubernur Jatim: Arema Enggan Remehkan Persik
Bola Indonesia 19 Desember 2013, 20:28
-
Subangkit Tak Permasalahkan Perubahan Jadwal Piala Gubernur
Bola Indonesia 17 Desember 2013, 19:32
LATEST UPDATE
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR