Arema Cronus, yang di laga ini tampil tanpa Ahmad Bustomi dan Benny Wahyudi, langsung mengambil inisiatif serangan begitu laga dimulai. Mengandalkan umpan-umpan panjang, para penggawa Arema berupaya mengirim bola pada Cristian Gonzales, yang di laga ini menjadi ujung tombak Arema.
Empat menit laga berjalan, Arema Cronus memiliki peluang pertama mereka. Umpan akurat Gustavo Lopez berhasil mencapai Hendro Siswanto yang berada di kotak penalti Persik. Namun, barisan belakang Persik masih bisa membendung serbuan Hendro.
Semenit kemudian, Arema sukses memimpin. Umpan Ahmad Alfarizi disontek Cristian Gonzales ke gawang Persik. Meski telah berupaya menghadang, Tedi Heri harus merelakan gawangnya bobol.
Persik, coba mengejar ketinggalan mereka. Masih mengandalkan kecepatan Rendy Saputra, Macan Putih, berupaya menembus pertahanan Arema.
Sementara, meski telah unggul satu gol, penggawa Arema tak puas. Mereka masih terus menekan pertahanan Persik, untuk menambah keunggulan.
Asyik menyerang, barisan belakang Arema beberapa kali gagap mengantisipasi serangan balik Persik. Kecepatan Rendy membuat Munhar dan Purwaka yang mengawal benteng pertahanan Arema pontang-panting menghadang.
Kelemahan Arema disadari Aris Budi Susanto. Pelatih Persik ini menarik Agus Susanto dan memasukkan Faris Aditama -yang memiliki kecepatan di atas rata-rata- untuk membantu serangan balik.
Masuknya Faris membuat serangan Persik lebih rancak. Berulang kali serangan mereka merepotkan pertahanan Arema.
Meski kerap kerepotan mengantisipasi serangan balik, Arema tak mengendorkan tensi serangan. Serbuan demi serbuan Arema yang digalang Gustavo Lopes mengurung penggawa Persik di wilayah mereka sendiri.
Serbuan demi serbuan Arema mengalir deras ke benteng pertahanan Persik. Namun, sampai babak pertama usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Di babak kedua, Arema tetap tampil menekan. Upaya ini membuahkan hasil kala laga baru berjalan tiga menit. Umpan silang Gustavo Lopes disambut sundulan keras Irsyad Maulana ke gawang Persik. Tedy Heri hanya terperangah tak bereaksi melihat bola meluncur deras masuk ke gawangnya.
Unggul dua gol, Arema masih tak puas. Menambah kekuatan lini depan, Suharno -Pelatih Arema- memasukkan Beto Goncalves menggantikan Gustavo Lopez.
Arema memiliki peluang emas di menit 61. Namun, sepakan keras Irsyad Maulana, yang muncul dari lini kedua, masih tipis melenceng dari gawang Persik.
Enam menit kemudian giliran Beto membuang kesempatan mencetak gol. Sepakannya, menerima umpan Samsul Arif, masih melambung tinggi di atas mistar gawang Persik.
Persik memiliki peluang emas menit 72 melalui Cristiano Lopes. Namun, bola bisa ditangkap Made Wardana. Empat menit kemudian giliran Faris Aditama yang menebar ancaman. Pergerakannya membuat barisan belakang Arema kelabakan. Namun, bola akhirnya diamankan Made Wardana.
Menit-menit jelang pertandingan usai, giliran Persik yang menguasai jalannya permainan. Mereka sempat mengurung penggawa Arema melalui serbuan gencar ke gawang Made Wardana. Namun, upaya Rendy Saputra dan kawan-kawan tak juga membuahkan hasil.
Gagal memperkecil ketinggalan, menit 85, gawang Persik justru kembali kebobolan. Memanfaatkan kemelut di kotak penalti Persik, Samsul Arif melepas tendangan first time, yang membobol gawang Tedy Heri. Gol tersebut sekaligus menutup pesta Arema atas Persik sekaligus memantapkan langkah Singo Edan ke babak semifinal. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Persik Akui Instruksikan Anak Asuhnya Main Bertahan
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 20:12
-
Review: Bekuk Persik, Arema ke Semifinal Piala Gubernur
Bola Indonesia 20 Desember 2013, 16:56
-
Aris Budi: Persik Kalah Kelas Dari Arema Cronus
Bola Indonesia 19 Desember 2013, 21:22
-
Piala Gubernur Jatim: Arema Enggan Remehkan Persik
Bola Indonesia 19 Desember 2013, 20:28
-
Subangkit Tak Permasalahkan Perubahan Jadwal Piala Gubernur
Bola Indonesia 17 Desember 2013, 19:32
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR