Bola.net - - Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman menyayangkan terjadinya kerusuhan antar suporter usai laga antara timnya versus Persita Tangerang. Apalagi, pertandingan antara kedua tim berjalan dengan lancar.
PSMS dan Persita bertanding pada partai terakhir Grup B babak 16 besar Liga 2 di Stadion Mini Persikabo, Kabupaten Bogor, Rabu . Pada akhirnya, laga tersebut dimenangkan oleh PSMS dengan skor 1-0 melaui gol Gusti Sandria.
Usai laga berakhir, barulah keributan pecah setelah suporter Persita melakukan provokasi pada pendukung PSMS. Akibatnya, para pendukung PSMS mengejar para suporter Persita sampai ke luar stadion.
"Tentang kerusuhan sebenarnya kami pelatih dan pemain tidak tahu apa-apa karena kami sudah masuk kamar ganti. Jadi saya tidak tahu kejadian persisnya seperti apa. Paling bisa berkomentar sangat menyayangkan itu bisa terjadi," ujar Djajang Nurdjaman kepada Bola.net.
"Padahal kami yang bertanding di lapangan tidak ada masalah sedikitpun. Jadi sangat disayangkan ulah suporter yang masih belum dewasa, mau mencelakakan dirinya sendiri ya sangat disayangkan," tambah pelatih yang akrab disapa Djanur ini.
Kericuhan yang terjadi pasca laga Persita Tangerang vs PSMS Medan
Akibat bentrok tersebut, sejumlah suporter Persita mengalami luka-luka, baik laki-laki maupun perempuan. Belasan suporter kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Cibinong.
Kericuhan itu juga menyebabkan satu orang suporter Persita bernama Banu Rusman, 17 tahun, meninggal dunia karena mengalami luka sobek di kepala. Sebelumnya dia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong lagi. (fit/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Video: Ricuh Pasca Laga Persita vs PSMS Medan
Open Play 12 Oktober 2017, 20:49
-
Pelatih PSMS Sesalkan Sikap Anarkis Suporternya
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 20:18
-
Pemain Persita Tak Jadi Korban Aksi Anarkis Suporter
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 20:11
-
Sikap PT LIB Terkait Bentrok Suporter Persita dan PSMS
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 19:50
-
Lagi! Suporter Sepakbola Meninggal Karena Bentrok
Bola Indonesia 12 Oktober 2017, 19:42
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR