Bola.net - - Pelatih Mitra Kukar, Yudhi Suryata mengakui anak asuhnya tampil kurang maksimal di babak pertama sehingga sempat tertinggal dari Persegres Gresik United. Kondisi itu terjadi lantaran anak asuhnya terlalu percaya diri menghadapi tuan rumah.
Menurut Yudhi, sikap terlalu percaya diri dan meremehkan tim lawan membuat taktik dan strategi yang diinstruksikan oleh tim pelatih tidak bisa dijalankan dengan baik. Sehingga anak asuhnya harus kebobolan hingga dua gol dalam 1 kali 45 menit.
"Awal-awal pertandingan pemain kami terlalu over confidence menghadapi tim papan bawah, sehingga membuat permainan kami sangat lamban, dan organisasi dalam attacking maupun defending sangat lemah," ungkap Yudhi usai pertandingan.
Beruntung di ruang ganti, Yudhi langsung memompa semangat pemain, sebab ia tidak ingin pulang ke Tenggarong dengan tangan hampa. Apalagi tim yang dihadapi yakni Persegres berada di papan bawah alias zona degradasi.
"Akhirnya pemain juga terlecut motivasi dari kami, sehingga pemain-pemain sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membuat gol demi gol sehingga kami akhirnya bisa menang 2-4," imbuhnya.
Soal penampilan penjaga gawang, Gerri Mandagi yang sempat melakukan blunder hingga kebobolan, menurut Yudhi, hal itu biasa dilakukan oleh pemain. Sebab di luar itu, Gerri juga melakukan penyelamatan gemilang saat menggagalkan penalti Yosuke Kato.
"Semua orang suatu saat akan melakukan kesalahan, terlepas dari blundernya Gerri Mandagi, dia juga menyelamatkan penalti," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Septian David Akui Timnya Sempat Remehkan Persegres
Bola Indonesia 7 Oktober 2017, 23:36
-
Ini Petuah Pelatih Mitra Kukar Untuk Pompa Semangat Pemain
Bola Indonesia 7 Oktober 2017, 21:38
-
Pemain Mitra Kukar Dinilai Terlalu Percaya Diri
Bola Indonesia 7 Oktober 2017, 19:43
-
Sempat Unggul, Persegres Dibungkam Mitra Kukar
Bola Indonesia 7 Oktober 2017, 17:10
-
Bayu Pradana dan Septian David Langsung ke Gresik
Bola Indonesia 6 Oktober 2017, 18:34
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR