
Bola.net - - Sebuah pengorbanan ditunjukkan oleh pelatih Timnas Australia, Bert van Marwijk, ketika menjalani Piala Dunia 2018. Ia akan membayar staf pelatihnya dengan uangnya sendiri.
Bert van Marwijk dikontrak Federasi Sepak Bola Australia (FFA) dalam durasi singkat, sejak Januari 2018, menggantikan Ange Postecoglou yang mengundurkan diri. Ia akan digantikan pelatih Sydney FC, Graham Arnold, seusai Piala Dunia nanti.
Meski staf kepelatihan sudah terbentuk saat van Marwijk menduduki kursi panas pelatih Timnas Australia, pelatih asal Belanda itu bersikeras mendatangkan sendiri staf pelatih yang diinginkan, yang akan membantunya selama Piala Dunia 2018, kendati FFA sudah menjelaskan tak punya cukup dana untuk membayar staf-staf baru itu.
Sebagai solusi, pelatih berusia 66 tahun itu membayari seluruh gaji staf pelatih pilihannya itu dari kantongnya sendiri.
"Saya butuh itu karena tak punya waktu. Ketika Anda mencoba mengembangkan tim dalam waktu yang singkat, saya butuh bekerja dengan orang-orang yang mengenal saya," kata van Marwijk.
"Mereka harus melihat melalui mata saya, mereka harus tahu apa yang saya maksud. Saya tak bisa menghadapi masalah kominukasi. Anda butuh waktu untuk mengenal satu sama lain dan saya tak punya waktu. Saya ingin bekerja dengan orang Australia," imbuhnya.
Orang Pilihan

Bert van Marwijk menegaskan ia butuh orang-orang pilihannya di staf pelatih karena mereka telah mengenal cara kerjanya.
"Mereka memiliki inisiatif sendiri dan tak takut dengan saya. Saya tahu saya bisa memercayai mereka dan segalanya. Karena masalah waktu, saya tak bisa melakukannya dengan cara lain," tuturnya.
"Saya mengenal orang-orang ini dan mereka datang bukan karena uang, mereka datang hanya untuk bekerja. Itu hal profesional. Ketika Anda ingin memiliki kesempatan di Piala Dunia, hal semacam ini harus sangat, sangat profesional, dan saya pikir itulah yang terjadi sekarang," lanjut van Marwijk.
Timnas Australia sendiri nantinya akan tergabung dengan Grup C di Piala Dunia 2018. Dalam grup tersebut, Australia akan bertarung dengan Prancis, Peru dan Denmark.
Sumber: bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Robben Lebih Komplit Ketimbang Ronaldo atau Messi'
Piala Eropa 11 Oktober 2014, 01:36
-
Marwijk: Tanpa Ragu, Robben Lebih Baik dari Messi
Piala Dunia 7 Juli 2014, 10:40
-
Kabar Pelatih Hamburg Enggan Main di Indonesia Dibantah
Bola Indonesia 4 Januari 2014, 17:20
-
Persie Tolak Kritikan Terhadap Marwijk
Bola Dunia Lainnya 25 Desember 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR