
"Kita ubah nomenklatur Pengurus Provinsi menjadi Asosiasi Provinsi. Hal ini kita lakukan agar lebih mandiri dan punya wewenang lebih besar untuk membangun sepakbola di daerahnya," ujar Djohar, pada Bola.net.
"Nanti, divisi-divisi dan liga-liga amatir kita serahkan sepenuhnya pada Asosiasi Provinsi," imbuhnya.
Selain itu, Djohar menyebut bahwa untuk mengurangi rantai birokrasi di PSSI, mereka telah sepakat membuang sejumlah peraturan organisasi, yang dirasa menghambat perkembangan sepakbola. Di antara peraturan organisasi yang dibuang adalah mengenai perwasitan dan kepelatihan.
"Dengan hal ini, kita harapkan jumlah sumberdaya manusia wasit dan pelatih bisa bertambah dengan signifikan jumlahnya. Kita akan kembalikan aturan ini ke Statuta dan regulasi saja," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pengurus Provinsi PSSI Diganti Asosiasi Provinsi, Ini Alasan PSSI
Bola Indonesia 30 Januari 2014, 19:37
-
Dibubarkan, Badan Futsal Daerah Jatim Tunggu Surat Resmi PSSI
Bola Indonesia 29 Januari 2014, 11:54
-
PSSI Perjuangkan Pemain Timnas U-19 Masuk UNY Tanpa Tes
Bolatainment 28 Januari 2014, 18:07
-
PT LI Perketat Persyaratan Divisi Utama
Bola Indonesia 28 Januari 2014, 14:44
-
Divisi Utama Liga Indonesia Dimulai April
Bola Indonesia 28 Januari 2014, 14:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR