
Bola.net - Perjalanan Arema FC pada kompetisi Liga 1 musim 2019 ini dipastikan bakal lebih singkat ketimbang musim lalu. Hal ini berdasar dari jadwal yang harus dilakoni tim berlogo singa mengepal tersebut.
Dari analisis Bola.net pada jadwal kompetisi Liga 1 musim 2019 ini, Arema 'hanya' harus menjalani musim berdurasi 221 hari. Sementara, musim lalu, mereka harus menjalani musim sepanjang 258 hari.
Kendati lebih singkat, ternyata jadwal Arema pada musim ini tak lebih padat ketimbang musim lalu. Musim 2019, skuat yang kini dibesut Milomir Seslija tersebut mendapat rata-rata jeda antar pertandingan selama enam hari. Ini sama persis dengan rata-rata jeda antar pertandingan yang mereka dapatkan pada musim lalu.
Namun, musim ini, dengan jeda rata-rata antar pertandingan selama enam hari, Arema justru paling sering harus melakoni laga dengan interval empat hari. Ada sembilan pertandingan Arema yang hanya berjarak empat hari dari pertandingan sebelumnya.
Sementara, pada musim lalu, interval terbanyak yang harus dilakoni Arema sama seperti rata-rata jeda antarpertandingan mereka, yaitu enam hari.
Apa beda paling mencolok pada jadwal Arema musim ini jika dibandingkan dengan musim lalu? Simak di bawah ini.
Banyak di Hari Kerja
Jika secara teknis jadwal musim ini tak terlalu banyak berbeda dengan musim lalu, tak demikian dari sisi manajemen. Tantangan bagi manajemen Arema musim ini lebih berat ketimbang musim lalu.
Pada Liga 1 musim 2019, laga-laga Arema banyak digelar pada hari kerja. Tercatat, dari 34 laga, 18 laga di antaranya dihelat pada hari kerja. Hal ini jauh berbeda dibanding musim lalu. Pada musim 2018, laga Arema yang dihelat pada akhir pekan mencapai 26 pertandingan.
Tentu, dengan jadwal seperti ini, manajemen Arema harus bekerja keras meningkatkan animo suporter, terutama untuk menyaksikan langsung pertandingan kandang mereka. Pasalnya, delapan di antara 18 laga -yang dihelat pada hari kerja- ini berstatus sebagai laga kandang.
Manajemen Arema Tak Ambil Pusing
Sementara itu, manajemen Arema menegaskan tak mempermasalahkan jadwal yang harus mereka arungi ini. Mereka menegaskan, yang terpenting adalah para pemain mereka bisa mendapat waktu recovery yang cukup.
"Pada prinsipnya, kami tidak mempermasalahkan jadwal yang harus kami jalani ini," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.
"Yang terpenting, waktu untuk recovery pemain cukup. Dalam jadwal ini, kami lihat bahwa waktu recovery ini sudah relatif cukup," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agustus 2019 Jadi Bulan Neraka untuk Arema FC, Mengapa?
Bola Indonesia 9 Mei 2019, 22:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Bournemouth 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR