"Kalau pemain kalau sedikit kelelahan, konsentrasinya menurun. Yang saya ingin anak-anak lebih pintar dalam mengefisiensikan permainan. Sehingga tidak membuang tenaga yang tidak penting," papar Rahmad.
Rahmad menjadikan kekalahan atas Persib bandung dengan skor 1-3 sebagai sebuah pelajaran yang sangat berharga. Sebab permainan Persebaya mulai kacau pada 20 menit menjelang peluit panjang.
Hemat tenaga, itu solusi yang dipilih dalam laga lawan Pelita Bandung Raya (PBR), Minggu (26/10) besok sore di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
"Contoh ketika harus satu sentuhan ya satu sentuhan dia bergerak. Tidak perlu dribbling. Karena dengan dribbling, energi yang dia keluarkan lebih banyak. Padahal main bola durasinya 90 menit," tutup Rahmad. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 25 Oktober 2014, 21:31

-
Permainan Persebaya Harus Lebih Efisien
Bola Indonesia 25 Oktober 2014, 13:59
-
Persebaya Haram Bikin Kesalahan
Bola Indonesia 25 Oktober 2014, 13:31
-
Hadapi PBR, Persebaya Pertahankan Gaya Main
Bola Indonesia 25 Oktober 2014, 13:03
-
RD Wajibkan Persebaya Konsentrasi Penuh
Bola Indonesia 25 Oktober 2014, 12:32
LATEST UPDATE
-
Kekalahan Pertama Real Madrid dari Bayern Munchen dalam 14 Tahun
Liga Champions 8 April 2026, 04:31
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32


























KOMENTAR