Bertindak sebagai tuan rumah membuat Persela Lamongan main agresif sejak menit pertama. Mereka dengan berani menggempur pertahanan Arema. Mereka memaksa Singo Edan lebih banyak bermain bola di pertahananya sendiri hingga 15 menit awal babak pertama.
Peluang emas diperoleh Persela menit ke-23. Namun Herman Dzumafo gagal memaksimalkan peluang yang didapat dari tendangan bebas itu. Arema membalas lewat peluang Cristian Gonzales. Sayang eksekusinya belum maksimal.
Arema Cronus harus kehilangan Ahmad Noviandani karena cedera. Posisinya digantikan Sunarto menit ke-34. Pergantian pemain tak banyak mengubah permainan Arema. Mereka masih mengandalkan counter attack.
Menjelang pertandingan usai, Dendy masih sempat mengancam gawang Arema pada menit ke-42. Namun tendangannya masih bisa diamankan kiper Kurnia Meiga. Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Pada babak kedua Persela memaskkan Zainal Arifin menggantikan Victor Pae menit ke-53.
Arema membikin peluang menit ke-56 melalui Feri Aman Saragih. Akan tetapi bola masih melebar. Pada babak kedua ini, Arema lebih berani menekan pertahanan Persela. Mereka juga membuat sejumlah kesempatan untuk mencetak gol. Tensi pertandingan naik. Penyebabnya adalah sejumlah pelanggaran kepada pemain Persela yang seolah dibiarkan oleh wasit.
Arema akhirnya mencetak gol di menit ke-66 melalui kaki Sunarto. Setelah mengecoh dua bek Persela, Sunarto dengan cerdik menaklukkan kiper Choirul Huda. Hingga 20 menit menjelang pertandingan usai Persela masih bermasalah dengan penyelesaian akhir. Sejumlah peluang terbuang percuma karena finishing yang lemah.
Acungan jempol patut diberikan pada lini belakang Arema. Mereka membuat sistem pertahanan yang susah ditembus pemain Persela. Arema nampaknya tak pas dengan satu gol. Mereka menurunkan striker Gustavo Giron menggantikan Feri Aman menit ke-81.
Permainan menyerang ini akhirnya berbuah gol kedua dari kaki Cristian Gonzales menit ke-84. Mendapati posisi kiper Huda yang terlalu cepat keluar dari sarangnya, Gonzales dengan cerdik melumpuhkan kiper kawakan tersebut. Singo Edan unggul 2-0. Kemenangan Arema bertahan hingga bubar pertandingan. [initial]
(faw/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Permalukan Persela, Arema Puncaki Klasemen ISC
Bola Indonesia 18 Juli 2016, 21:26
-
BSU Jelaskan Soal Aksi Mogoknya di Tenggarong
Bola Indonesia 18 Juli 2016, 14:45
-
Penuh Ketegangan, BSU Bersyukur Menang di Tenggarong
Bola Indonesia 17 Juli 2016, 21:38
-
Bhayangkara SU Permalukan Mitra Kukar di Tenggarong
Bola Indonesia 17 Juli 2016, 18:57
-
BSU Mewaspadai Set Piece Mitra Kukar
Bola Indonesia 16 Juli 2016, 15:34
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR