
Bola.net - Penghentian kompetisi akibat pandemi virus Corona benar-benar berdampak terhadap kontestan Shopee Liga 1 2020. Termasuk bagi tim yang berbasis di Kota Pahlawan, Persebaya Surabaya.
Menurut Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, yang paling terdampak tentu dari sisi finansial, karena klub harus kehilangan pemasukan. Seperti pendapatan dari tiket pertandingan kandang dan semacamnya.
"Kan kami di awal musim kemarin punya proyeksi, bahwa nanti ada pendapatan dari sponsor sekian, dari pendapatan tiket pertandingan kandang sekian, dari segi store sekian," kata kepada Bola.net, Sabtu (4/4/2020).
"Sudah kami hitung, pengeluaran akan sekian, pemasukan sekian, jadi ini berdampak semua. Tidak hanya tim senior, tim internal juga sama, semuanya dihentikan," tegas Ram.
Kompetisi dihentikan oleh PSSI akibat pandemi Corona hingga 29 Mei 2020. Jika situasinya kembali normal, kemungkinan liga akan kembali digulirkan pada 1 Juli 2020 mendatang.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
Rasionalisasi Gaji Sangat Membantu
Sehingga menurut Ram, kebijakan PSSI terkait rasionalisasi gaji sedikit membantu. Karena, klub tidak bisa berbuat banyak di tengah wabah virus yang menyerang sistem pernafasan itu.
"Tetapi overall kami berharap situasi ini bisa kembali pulih, karena ini kan juga tidak ada yang menginginkan situasi seperti ini," jelasnya.
"Ini situasi sulit, tidak hanya bagi klub, pemain juga, tidak ada kegiatan, tidak ada kompetisi, di dunia usaha juga atau sponsor yang terlibat juga pasti sama," tandasnya.
(Bola.net/Mustopa Elabdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ikuti Aturan PSSI Soal Gaji, Persebaya Beri Pemahaman kepada Pemain
Bola Indonesia 4 April 2020, 23:38
-
Ini Penyebab Persebaya Belum Revisi Kontrak Pemain dan Pelatih
Bola Indonesia 4 April 2020, 23:20
-
Persebaya Akui Finansial Klub Terganggu Akibat Pandemi Corona
Bola Indonesia 4 April 2020, 23:04
-
Persebaya Tindaklanjuti Surat Keputusan PSSI
Bola Indonesia 28 Maret 2020, 20:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR