Bola.net - - Persebaya Surabaya dipaksa untuk kembali bermain tanpa dukungan Bonek Mania saat bertandang ke markas Persatu Tuban dalam lanjutan Liga 2, Sabtu (26/8) mendatang. Sebab kepolisian melarang pertandingan tersebut dihadiri suporter.
Manajer Persatu, Fahmi Fikroni membenarkan adanya larangan kehadiran Bonek Mania dan pendukung tuan rumah dalam laga tersebut. Menurutnya hal itu menjadi syarat yang diberikan kepolisian agar pertandingan bisa digelar di Tuban.
"Memang kita diizinkan bermain di Tuban oleh kepolisian tapi dengan syarat tanpa penonton. Jadi semuanya steril tanpa penonton karena itu yang diminta oleh Kapolres," ungkap Roni kepada Bola.net.
Menurut Roni, mau tidak mau manajamen harus mengikuti permintaan pihak kepolisian karena pertandingan yang rencananya akan disiarkan secara live di salah satu stasiun televisi swasta sudah dipersiapkan sedemikian rupa.
"Mau apa lagi, ini pertandingan live dan semua sudah prepare. Kita harus menghormati keputusan itu," imbuh manajer yang identik dengan jas itu.
Beberapa alasan yang menjadi penyebab kepolisian tidak memberikan izin karena kapasitas stadion terbatas yakni hanya enam sampai tujuh ribu penonton. Kondisi itu tidak memungkinkan untuk menyambut kedatangan ribuan Bonek di Tuban.
"Sebenarnya kerugian besar kepada kami karena pemasukan berkurang, apalagi kita jadi tuan rumah dan suporter kami juga banyak yang akan mendukung tim kami. Jadi mau gimana lagi, keputusan pihak keamanan kita harus menghormati," tegasnya.
Sebenarnya kehadiran Bonek sangat diharapkan di Tuban. Sebab kebersamaan Bonek Mania dan Ronggomania Tuban di stadion menjadi momen yang paling dirindukan oleh masyarakat.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persatu Tetap Serius Hadapi Persebaya
Bola Indonesia 22 Agustus 2017, 23:23
-
Persebaya Dipaksa Bermain Tanpa Bonek
Bola Indonesia 22 Agustus 2017, 20:43
-
Persebaya Tak Berambisi Jadi Juara Grup
Bola Indonesia 21 Agustus 2017, 18:29
-
Persebaya Tetap Serius Hadapi Dua Laga Sisa
Bola Indonesia 20 Agustus 2017, 01:11
-
Persebaya Amankan Satu Tiket 16 Besar Liga 2
Bola Indonesia 19 Agustus 2017, 21:32
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR