Bola.net - - Persebaya Surabaya ogah mengikuti ritme permainan Borneo FC ketika kedua kesebelasan bersua pada pekan kedelapan Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, Jumat (11/5) besok. Sebab klub berjuluk 'Green Force' ini sudah punya sistem permainan sendiri.
Borneo FC dikenal sebagai tim yang punya penguasaan bola cukup bagus ketika bermain di kandang termasuk gaya serangan yang cukup cepat. Namun kondisi itu diyakini tidak akan memengaruhi strategi yang akan diterapkan oleh Persebaya.
"Kita akan main sama seperti biasa, nanti juga kita lihat situasi di lapangan. Saya sudah lumayan tahu seperti apa permainan Borneo, tapi kita akan usaha Borneo main di permainan kita," ungkap Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera.
Dan dari sisi pertahanan Persebaya juga sudah siap meredam penyerang-penyerang Pesut Etam yang punya kecepatan di atas rata-rata. Sebab semakin hari, Performa lini belakang klub kebanggaan Arek Suroboyo ini menunjukkan progres yang bagus.
"Kita biasa kena serangan balik, tapi kemarin sudah mulai lebih bagus, mungkin terjadi juga karena di pertandingan sebelumnya transisi dari menyerang ke bertahan kurang karena kurang kuasai bola," imbuhnya.
"Tapi kemarin lawan Arema kita bagus, walaupun Arema punya seberapa peluang tapi kita sudah kontrol situasi dalam pertandingan, Kita usaha besok bisa kontrol seperti itu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Ogah Ikuti Ritme Permainan Borneo FC
Bola Indonesia 10 Mei 2018, 18:18
-
Persebaya Tak Khawatir Rekor Buruk Hadapi Tim Kalimantan
Bola Indonesia 10 Mei 2018, 17:17
-
Barisan Penyerang Puasa Gol, Pelatih Persebaya Tak Risau
Bola Indonesia 9 Mei 2018, 02:47
-
Persebaya Waspadai Semua Penggawa Borneo FC
Bola Indonesia 9 Mei 2018, 00:22
-
Persebaya Siapkan Irfan Jaya Gantikan Oktafianus Fernando
Bola Indonesia 8 Mei 2018, 21:59
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR