Juru bicara Persebaya, Ram Surahman menjelaskan mengapa sampai muncul wacana Rp 7 miliar itu. Menurut Ram, Persebaya sebenarnya sempat digandeng oleh Polri lewat Polda Jawa Timur (Jatim). Kata Ram, Polda sudah sepakat untuk mengelola Persebaya selama tiga hingga lima tahun.
"Kita sama Polda sudah bikin draft MoU. Ketika mereka ingin mengelola, mereka, yakni Polda, harus menanggung tunggakan Rp 7 miliar itu. Ini adalah fakta sebenarnya," jelas Ram.
"Kalau jadi dikelola Polri, kami minta tak boleh ada orang Suted disana. Harus orang Polri. Kami sudah sepakat untuk menolak merger dengan Suted," tegasnya.
Lalu seperti yang diketahui bersama, Persebaya batal bersatu dengan Polri. Sebaliknya, Polri akhirnya menggandeng Surabaya United dan membentuk klub Bhayangkara Surabaya United. "PS Polri mengatakan yang terdaftar di ISC adalah Surabaya United," tutup Ram. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Santai Meski tak Ikut ISC
Bola Indonesia 21 April 2016, 12:37
-
Bonek 27 Tolak Merger Persebaya Dengan Bhayangkara SU
Bola Indonesia 21 April 2016, 11:35
-
Persebaya Tolak Merger Dengan Bhayangkara SU
Bola Indonesia 21 April 2016, 10:51
-
Persebaya Ternyata Hampir Dikelola Polri
Bola Indonesia 21 April 2016, 10:28
-
Gede Akui Bhayangkara SU Sulit Merger Dengan Persebaya
Bola Indonesia 21 April 2016, 10:00
LATEST UPDATE
-
Joao Felix Sabet Pemain Terbaik Liga Arab Saudi, Kalahkan Cristiano Ronaldo
Asia 23 Mei 2026, 16:50
-
Luka Modric Ingin Persembahkan Trofi untuk AC Milan
Liga Italia 23 Mei 2026, 15:50
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR