Meski bertindak sebagai tim tamu, Persegres lah yang mendominasi pertandingan ini. Penguasaan bolanya mencapai 57 persen. Persegres melepaskan 14 tembakan, meski hanya tujuh yang tepat sasaran. Sedangkan Juku Eja lebih efektif dalam menyerang. Dari 11 tembakan PSM, delapan di antaranya mengarah ke gawang.
PSM mendapat hadiah penalti setelah M.Rahmat dilanggar di kotak penalti di menit ketiga. Rasyid Bakri yang ditunjuk sebagai eksektor berhasil mengelabuhi kiper M. Irfan. Pada menit ke-14, giliran Ridwan Tawainella yang mencetak gol. Sontekannya meluncur mulus ke gawang Gresik. Juku Eja unggul 2-0.
Kegemilangan kiper muda PSM, Syaiful membuat Persegres gigit jari. Berulang kali peluang Persegres digagalkan kiper dengan nomor punggung 51 ini. Termasuk dua kesempatan Oh In-Kyun melalui heading di menit ke-13, serta tendangan bebas di menit ke-18.
Ridwan Tawainella hampir mencetak brace di menit ke-24. Sayang sundulannya memanfaatkan umpan Rahmat, melebar tipis di kiri gawang Persegres. Persegres menerima hadiah penalti setelah Hendra Wijaya menjatuhkan David Faristian pada menit ke-33. Agus Indra Kurniawan memperkecil skor menjadi 1-2 setelah penaltinya mengoyak jala PSM.
PSM memperlebar skor menjadi 3-1 pada menit ke-45 melalui Ferdinand Sinaga. Diawali tendangan Ridwan Tawainella yang gagal ditepis kiper Irfan, bola rebound langsung disambar Ferdinand. Ini adalah gol kelima Ferdinand selama membela Juku Eja.
Babak kedua dibuka dengan tendangan bebas In-Kyun menit ke-52. Lagi-lagi bola bisa ditepis kiper Syaiful. Hingga 20 menit awal babak kedua, kendali permainan masih di bawah Laskar Joko Samudro, julukan Persegres. Tuan rumah PSM sesekali membalas lewat counter attack.
M. Rahmat membuang kesempatan emas yang ia peroleh menit ke-68. Saat menerima umpan Ferdinand, ia sebenarnya tinggal berhadapan dengan Irfan, kiper Persegres. Sayang sontekannya bisa dibaca oleh Irfan. Persegres memperkecil skor di menit ke-78. Gol kedua Agus Indra lahir dari tendangan bebas yang gagal diantisipasi kiper Syaiful. Skor berubah menjadi 2-3.
Pertandingan harus terhenti pada menit ke-82 saat Ferdinand Sinaga terlihat bersitegang dengan Sasa Zecevic. Kedua pemain ini akhirnya sama-sama diganjar kartu kuning oleh wasit M. Adung. Karena telah mendapat kartu di menit ke-12, maka maka Zecevic harus diusir wasit. Persegres harus bermain dengan 10 orang. Skor 3-2 untuk PSM tak bergeming hingga bubar pertandingan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah di Makassar, Persegres Kecewa Kepemimpinan Wasit
Bola Indonesia 7 Agustus 2016, 22:29
-
Persegres Petik Kekalahan Ketujuh di Makassar
Bola Indonesia 7 Agustus 2016, 18:10
-
Misi Madura United, Gusur Arema di Puncak Klasemen
Bola Indonesia 19 Juli 2016, 23:51
-
Ferdinand Sinaga Diminati Tiga Klub Asia Tenggara
Bola Indonesia 1 Januari 2016, 22:44
-
Pernah Beri Dua Kartu Merah, Wasit Ini Komentari Sanksi Bomber Sriwijaya
Bola Indonesia 9 Desember 2015, 03:51
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR