
Bola.net - Persela Lamongan tidak mau memikirkan statistik pertemuan melawan PSIS Semarang. Sebab, Laskar Joko Tingkir tidak pernah menggunakan angka-angka tersebut sebagai patokan.
Persela punya catatan yang kurang bagus ketika bertemu PSIS Semarang. Dari tiga pertemuan terakhir, Laskar Joko Tingkir kalah sebanyak dua kali dan hanya mampu meraih satu kali hasil imbang.
Menurut Nil Maizar, pelatih Persela, selama ini dirinya hanya menjadikan statistik sebagai motivasi. Itu pun kalau hasilnya bagus. Jika tidak, dia mengabaikan catatan tersebut.
"Statistik buat saya gini, kalau statistik menguntungkan buat kami, kami percaya diri. Tapi kalau tidak menguntungkan, saya tidak mau pikir," ungkap Nil Maizar, Kamis (17/10).
"Seperti kemarin saat lawan Arema bagus, auranya bagus, saya percaya itu dan saya pakai. Tapi kalau tidak bagus, tidak saya pakai," tegasnya.
Persela akan menjamu PSIS Semarang, Jumat (18/10) besok. Laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar tersebut akan digelar di Stadion Surajaya, Lamongan.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Kekuatan Berimbang
Terkait kekuatan PSIS Semarang, Nil mengatakan bahwa sejauh ini cukup berimbang dengan Persela. Tim kebanggaan Kota Lumpia tersebut tetap harus diwaspadai oleh anak asuhnya
"PSIS Semarang tim sangat luar biasa, mereka kemarin bisa menang 1-0 di kandang lawan, walaupun kemarin dia kalah 4-0 dari Persebaya di kandangnya, dan 0-0 lawan Perseru," jelas Nil.
"Tapi persaingan sangat luar biasa, mereka 21 (poin), kami 20. Ini kekuatan sangat berimbang, tergantung siapa yang punya motivasi, saya pikir mereka yang akan memenangkan pertandingan," tegasnya.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Ogah Pikirkan Statistik Pertemuan dengan PSIS Semarang
Bola Indonesia 17 Oktober 2019, 20:52
-
Demerson Masih Diragukan Tampil Hadapi PSIS Semarang
Bola Indonesia 17 Oktober 2019, 19:50
-
Persela Rasakan Manfaat Latihan Fisik di Pantai
Bola Indonesia 16 Oktober 2019, 04:26
-
Jamu PSIS, Persela Matangkan Compact Defense
Bola Indonesia 16 Oktober 2019, 02:32
-
Rencana Persela dalam Mengisi Jeda Kompetisi
Bola Indonesia 7 Oktober 2019, 17:39
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR