Bola.net - - Bhayangkara FC gagal meraih kemenangan kedua mereka pada ajang Piala Presiden 2018. Menghadapi Peraela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Kamis , skuat besutan Simon McMenemy ini harus berbagi angka 1-1.
Bhayangkara FC memiliki peluang terlebih dulu melalui sepakan Alsan Sanda pada menit 4. Namun, meski sempat terlepas, Dwi Kuswanto bisa menyelamatkan gawangnya.
Persela membalas pada menit 15. Alessandro Celin mendapat peluang membobol gawang Awan Setho melalui sepakan bebas di muka kotak penalti. Namun, kali ini, bola melenceng ke sisi kanan gawang Bhayangkara FC.
Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-33. Memanfaatkan sodoran Sergio, Herman Dzumafo membobol gawang Dwi dari jarak dekat. Gol ini sempat menuai protes dari penggawa Persela. Pasalnya, saat proses gol berlangsung, gelandang Persela, Fatkhulo Fatkhulloev masih tergeletak di lapangan.
Pada penghujung babak pertama, Persela mendapat peluang melalui sepakan bebas Celin. Namun, Awan Setho masih sigap menepis bola yang menukik ke pojok kiri atas gawangnya.
Babak kedua, Persela langsung mengurung pertahanan Bhayangkara FC. Berulang kali kuartet Celin, Fatkhuloev, Guntur, dan Dicky membahayakan lini pertahanan The Guardian.
Menit 55, Persela coba menambah daya dobrak dengan memasukkan Dio Permana dan Fahmi Al Ayyubi. Merrka menggantikan Guntur Triaji dan Gaston Castano.
Dengan perubahan komposisi pemain ini, alur pertandingan tak berubah. Persela lebih banyak mengambil inisiatif permainan, sedangkan Bhayangkara FC memilih untuk mengandalkan serangan balik.
Menit 72, persela kembali mengubah komposisi pemain. Menarik keluar Dicky dan Agung Pribadi, mereka memasukkan Ahmad Basith dan Sugeng Efendi.
Masuknya dua pemain anyar ini membuat aliran serangan Laskar Joko Tingkir kian deras. Namun, serbuan-serbuan skuat besutan Aji Santoso ini masih terus gagal menemui sasaran.
Menit 80, Persela akhirnya mampu menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan Fatkhulloev, Sugeng sukses menjebol gawang Bhayangkara FC melalui sepakan first time dari dalam kotak penalti.
Bhayangkara FC nyaris mampu kembali unggul kala Dwi justru menepis bola ke arah Sergio menit ke-85. Beruntung bagi Persela, Wallace Costa mampu menghalau sepakan Sergio. Padahal, lagi-lagi gawang Persela sudah dalam keadaan tak terkawal.
[VIDEO] Cuplikan pertandingan antara @PerselaFC melawan @BhayangkaraFC. Gol Sugeng Efendi di penghujung babak kedua menyelamatkan Laskar Joko Tingkir dari kekalahan. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.#PialaPresiden pic.twitter.com/PnhDlMkvvL
— Piala Presiden 2018 (@Liga1Match) January 25, 2018
Kedua tim terus terlibat jual beli serangan sampai penghujung laga. Namun, sampai wasit meniup peluit panjang, tak ada tambahan gol tercipta. (den/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persela Gagal Menang, Aji Santoso Soroti Kinerja Wasit
Bola Indonesia 25 Januari 2018, 18:34
-
Persela Sukses Tahan Laju Bhayangkara FC
Bola Indonesia 25 Januari 2018, 17:36
-
Postur Kecil Pemain Persela Jadi Perhatian Simon McMenemy
Bola Indonesia 24 Januari 2018, 19:45
-
Kiper Bhayangkara FC Waspadai Semangat Tempur Persela Lamongan
Bola Indonesia 24 Januari 2018, 11:55
-
Tantang Bhayangkara FC, Persela Benahi Benteng Pertahanan
Bola Indonesia 24 Januari 2018, 11:43
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR