Bola.net - Keputusan Kongres Luar Biasa PSSI, yang menghalangi Persema Malang untuk tampil di kompetisi tertinggi musim depan, tak disesali manajemen klub berjuluk Laskar Ken Arok itu. Mereka mengaku akan tetap konsisten sebagai klub yang berada di garda terdepan reformasi sepakbola Indonesia.
"Sebagai salah satu klub yang memprakarsai revolusi PSSI beberapa waktu lalu, hingga saat ini Persema masih tetap konsisten sebagai klub reformis yang berusaha mewujudkan kemajuan sepakbola Indonesia yang modern dan berkualitas. Hal ini dilakukan dengan menjalankan filosofi Persema dalam mengembangkan pemain-pemain muda berbakat melalui kompetisi internalnya,," ujar Asisten Manajer Persema, Dito Arief.
"Apapun nanti keputusan dari Rapat Internal Persema terkait masa depan Klub ini, khususnya dalam keikutsertaan di Kompetisi Indonesia Premier League 2013, Persema akan terus berkomitmen dalam memajukan sepakbola Indonesia khususnya melalui pembinaan pemain-pemain mudanya yang berkualitas," dia menambahkan.
Karena itu, Dito mengatakan, Persema ingin menyampaikan kepada PSSI dan LPIS sebagai pengambil dan pelaksana kebijakan di sepakbola Indonesia agar dapat melihat secara objektif dalam melindungi kepentingan klub-klub anggotanya. Terlebih lagi, sambungnya, terdapat kepentingan pemain, offisial, sponsor dan berbagai pihak yang terkait dengan eksistensi sebuah klub sepakbola.
Sebelumnya, Persema diputuskan tidak akan bisa mengikuti kompetisi level teratas musim depan, apapun hasil yang didapat mereka musim ini. Pasalnya, Persema disebut masih berstatus terhukum akibat keikutsertaan mereka di Liga Primer Indonesia, 2011 lalu. (den/mac)
"Sebagai salah satu klub yang memprakarsai revolusi PSSI beberapa waktu lalu, hingga saat ini Persema masih tetap konsisten sebagai klub reformis yang berusaha mewujudkan kemajuan sepakbola Indonesia yang modern dan berkualitas. Hal ini dilakukan dengan menjalankan filosofi Persema dalam mengembangkan pemain-pemain muda berbakat melalui kompetisi internalnya,," ujar Asisten Manajer Persema, Dito Arief.
"Apapun nanti keputusan dari Rapat Internal Persema terkait masa depan Klub ini, khususnya dalam keikutsertaan di Kompetisi Indonesia Premier League 2013, Persema akan terus berkomitmen dalam memajukan sepakbola Indonesia khususnya melalui pembinaan pemain-pemain mudanya yang berkualitas," dia menambahkan.
Karena itu, Dito mengatakan, Persema ingin menyampaikan kepada PSSI dan LPIS sebagai pengambil dan pelaksana kebijakan di sepakbola Indonesia agar dapat melihat secara objektif dalam melindungi kepentingan klub-klub anggotanya. Terlebih lagi, sambungnya, terdapat kepentingan pemain, offisial, sponsor dan berbagai pihak yang terkait dengan eksistensi sebuah klub sepakbola.
Sebelumnya, Persema diputuskan tidak akan bisa mengikuti kompetisi level teratas musim depan, apapun hasil yang didapat mereka musim ini. Pasalnya, Persema disebut masih berstatus terhukum akibat keikutsertaan mereka di Liga Primer Indonesia, 2011 lalu. (den/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unifikasi Liga Dinilai Timbulkan Iklim Ketidakpastian
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 21:31
-
Persebaya: LPIS Jangan Hanya Mendesak!
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 20:15
-
'Keputusan Format Kompetisi di Tangan Exco, Bukan Voters KLB'
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 18:47
-
Persema Tegaskan Jati Diri Sebagai Klub Reformis
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 15:45
-
Suporter PSM Ingin Timnya Juara Musim Ini
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 10:54
LATEST UPDATE
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR