Bola.net - Di saat prestasi tim yang tengah menurun suporter PSM Makassar tetap solid memberikan kepada tim Ayam Jantan dari Timur. Hal itu terlihat dengan hadirnya suporter memerahkan stadion saat PSM harusnya menjamu Persema Malang, Rabu (27/3).
Suporter sudah mengetahui bahwa Persema tidak hadir dalam laga tersebut, tapi mereka tetap hadir memasuki tribun terbuka. Memberikan yel-yel dukungan kepada Andi Oddang dkk, layaknya jika PSM bertanding.
Karena tak ada lawan, PSM pun dinyatakan menang WO dengan skor 3-0. Hasil ini dituangkan dalam surat dari LPIS kepada manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM).
Ini adalah angka pertama PSM di musim ini, setelah tiga laga away sebelumnya PSM menelan kekalahan. Namun, PSM masih berjuang melalui surat protes kepada PSSI dan LPIS karena lawan-lawannya melanggar peraturan.
Meski terseok-seok di awal musim, suporter tetap yakin PSM akan bangkit di laga-laga selanjutnya. Jenderal lapangan kelompok suporter The Macz Man, Andi Syam Paswah alias Coklat yakin PSM menjadi juara musim ini.
"Musim ini, PSM harus juara. Menilik pencapaian PSM dalam kompetisi di Indonesia, PSM selalu meraih hasil bagus," kata Coklat.
"Kami selalu mendukung PSM agar optimis dalam meraih pencapaian yang maksimal. Memang di awal-awal, mereka meraih hasil buruk, tapi kami yakin mereka bisa bangkit," imbuhnya.
PSM pernah menjadi jawara di Indonesia. The Macz Man mencatat, saat kompetisi masih bernama Perserikatan (1951-1994), PSM meraih lima kali juara (1957, 1959, 1965, 1966, 1999/1992) dan empat kali runner up (1951, 1961, 1964, 1994).
Memasuki kompetisi Liga Indonesia yang masih menggunakan sistem pembagian wilayah, PSM pernah juara sekali pada musim 1999/2000. Juga meraih empat kali runner up (1995/1996, 2001, 2003). Setelah kompetisi Super Liga Indonesia, prestasi PSM mulai menurun. Musim 2008/2008 finis di peringkat 8 dan musim 2009/2010 berada di peringkat 13.
Coklat juga yakin dengan materi pemain PSM saat ini, meski sebagian besar merupakan pemain-pemain muda. Ditambah lagi badai cedera yang menghantui skuad Juku Eja, tapi Coklat selalu percaya pelatih Petar Segrt bisa meramu strategi yang baik. "Memang beberapa pemain cedera, tapi kan selalu ada pemain alternatif," jelasnya. (nda/mac)
Suporter sudah mengetahui bahwa Persema tidak hadir dalam laga tersebut, tapi mereka tetap hadir memasuki tribun terbuka. Memberikan yel-yel dukungan kepada Andi Oddang dkk, layaknya jika PSM bertanding.
Karena tak ada lawan, PSM pun dinyatakan menang WO dengan skor 3-0. Hasil ini dituangkan dalam surat dari LPIS kepada manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM).
Ini adalah angka pertama PSM di musim ini, setelah tiga laga away sebelumnya PSM menelan kekalahan. Namun, PSM masih berjuang melalui surat protes kepada PSSI dan LPIS karena lawan-lawannya melanggar peraturan.
Meski terseok-seok di awal musim, suporter tetap yakin PSM akan bangkit di laga-laga selanjutnya. Jenderal lapangan kelompok suporter The Macz Man, Andi Syam Paswah alias Coklat yakin PSM menjadi juara musim ini.
"Musim ini, PSM harus juara. Menilik pencapaian PSM dalam kompetisi di Indonesia, PSM selalu meraih hasil bagus," kata Coklat.
"Kami selalu mendukung PSM agar optimis dalam meraih pencapaian yang maksimal. Memang di awal-awal, mereka meraih hasil buruk, tapi kami yakin mereka bisa bangkit," imbuhnya.
PSM pernah menjadi jawara di Indonesia. The Macz Man mencatat, saat kompetisi masih bernama Perserikatan (1951-1994), PSM meraih lima kali juara (1957, 1959, 1965, 1966, 1999/1992) dan empat kali runner up (1951, 1961, 1964, 1994).
Memasuki kompetisi Liga Indonesia yang masih menggunakan sistem pembagian wilayah, PSM pernah juara sekali pada musim 1999/2000. Juga meraih empat kali runner up (1995/1996, 2001, 2003). Setelah kompetisi Super Liga Indonesia, prestasi PSM mulai menurun. Musim 2008/2008 finis di peringkat 8 dan musim 2009/2010 berada di peringkat 13.
Coklat juga yakin dengan materi pemain PSM saat ini, meski sebagian besar merupakan pemain-pemain muda. Ditambah lagi badai cedera yang menghantui skuad Juku Eja, tapi Coklat selalu percaya pelatih Petar Segrt bisa meramu strategi yang baik. "Memang beberapa pemain cedera, tapi kan selalu ada pemain alternatif," jelasnya. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unifikasi Liga Dinilai Timbulkan Iklim Ketidakpastian
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 21:31
-
Persebaya: LPIS Jangan Hanya Mendesak!
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 20:15
-
'Keputusan Format Kompetisi di Tangan Exco, Bukan Voters KLB'
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 18:47
-
Persema Tegaskan Jati Diri Sebagai Klub Reformis
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 15:45
-
Suporter PSM Ingin Timnya Juara Musim Ini
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 10:54
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR