Bola.net - - Setelah berpartisipasi dalam turnamen Piala Presiden 2018 di Surabaya, tim Perseru tak langsung kembali ke Kota Serui. Para punggawa Cendrawasih Jingga justru bertolak ke Kota Malang untuk menjalani pemusatan latihan di sana.
Pelatih Perseru, Alexander Sanunu membenarkan bahwa timnya sudah berada di Malang. Menurutnya, pemusatan latihan di Kota Malang memang sudah menjadi agenda tim Kepulauan Yapen, Papua ini sebagai persiapan menyambut kompetisi.
"Kami belum tahu dari pengurus berapa lama pemusatan latihan ini, kemungkinan sampai menjelang kompetisi," ungkap Alexander kepada Bola.net, Selasa (30/1).
Alasan memilih Malang sebagai tempat pemusatan latihan, karena akan lebih mudah mencari lawan uji coba. Sebab jika dilakukan di Serui, tentu tim pelatih akan kesulitan untuk mencari klub yang bisa diajak uji tanding.
"Persiapan uji cobanya kalau di Serui kita kesulitan mencari lawan tanding, lapangan di sini juga lebih bagus," imbuh mantan pelatih timnas Indonesia di era Galatama ini.
Selain untuk mematangkan kekuatan, pemusatan latihan di Kota Apel ini juga akan dimanfaatkan untuk melakukan seleksi terhadap pemain anyar. Sebab dirinya membuka peluang untuk melakukan bongkar pasang pemain pasca Piala Presiden.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perseru Agendakan Pemusatan Latihan di Malang
Bola Indonesia 30 Januari 2018, 15:40
-
Pasca Piala Presiden, Perseru Benahi Fisik Pemain
Bola Indonesia 30 Januari 2018, 14:34
-
Perseru Kritisi Pembagian Jadwal Piala Presiden
Bola Indonesia 28 Januari 2018, 14:52
-
Selalu Kalah, Perseru Ogah Menyerah
Bola Indonesia 28 Januari 2018, 05:45
-
Manahati Masih Optimis PS Tira Bisa Lolos
Bola Indonesia 27 Januari 2018, 23:48
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR