Bola.net - Manajemen Persija Jakarta menunggu surat resmi terkait dengan penjadwalan ulang pertandingan melawan Persib Bandung seperti yang tertuang pada keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI per 27 Februari.
"Hingga saat ini kami belum menerima surat resmi maupun surat elektronik (e-mail). Kita tunggu saja. Maka, kami belum bisa komentar banyak," kata Manajer Persija Asher Siregar di Lapangan POR Sawangan Depok, Selasa seperti dilansir Antara.
Berdasarkan data yang dilansir situs resmi PSSI, Komdis meminta kepada PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi ISL untuk melakukan penjadwalan ulang pertandingan Persib melawan Persija yang seharusnya dilakukan 22 Februari lalu.
Menurut dia, jika surat resmi dari pihak terkait sudah diterima, pihaknya akan segera membahas dengan manajemen klub demi menentukan langkah berikutnya. Kondisi ini sangat penting demi membangun tim terbaik.
"Jika sudah ada suratnya, kami akan bahas dahulu. Yang jelas kami siap melaksanakan segala keputusan," katanya.
Pertandingan klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta seharusnya digelar di Stadion Jalak Harupat Bandung, 22 Februari lalu. Hanya saja satu hari menjelang pertandingan, panitia pelaksana pertandingan tidak mendapatkan izin dari kepolisian.
Tidak keluarnya izin dari aparat kepolisian ini dipicu keributan antara Jakmania (suporter Persija) dan pendukung fanatik Persib saat tim asal Ibu Kota itu menghadapi tim asal Bandung lainya, Pelita Bandung Raya di Stadion Jalak Harupat, 17 Februari.
Jika mengacu pada aturan yang ada, seharusnya Persija mendapatkan kemenangan WO. Pembatalan atau pengajuan penjadwalan ulang seharusnya dilakukan jauh-jauh hari tidak seperti yang terjadi pada pertandingan yang biasa disebut "el classico" Indonesia itu.
Dengan adanya rekomendasi dari Komdis PSSI, peluang penjadwalan ulang lebih terbuka. Namun, semuanya tergantung pada keputusan PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi tertinggi di Tanah Air itu. (ant/dzi)
"Hingga saat ini kami belum menerima surat resmi maupun surat elektronik (e-mail). Kita tunggu saja. Maka, kami belum bisa komentar banyak," kata Manajer Persija Asher Siregar di Lapangan POR Sawangan Depok, Selasa seperti dilansir Antara.
Berdasarkan data yang dilansir situs resmi PSSI, Komdis meminta kepada PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi ISL untuk melakukan penjadwalan ulang pertandingan Persib melawan Persija yang seharusnya dilakukan 22 Februari lalu.
Menurut dia, jika surat resmi dari pihak terkait sudah diterima, pihaknya akan segera membahas dengan manajemen klub demi menentukan langkah berikutnya. Kondisi ini sangat penting demi membangun tim terbaik.
"Jika sudah ada suratnya, kami akan bahas dahulu. Yang jelas kami siap melaksanakan segala keputusan," katanya.
Pertandingan klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta seharusnya digelar di Stadion Jalak Harupat Bandung, 22 Februari lalu. Hanya saja satu hari menjelang pertandingan, panitia pelaksana pertandingan tidak mendapatkan izin dari kepolisian.
Tidak keluarnya izin dari aparat kepolisian ini dipicu keributan antara Jakmania (suporter Persija) dan pendukung fanatik Persib saat tim asal Ibu Kota itu menghadapi tim asal Bandung lainya, Pelita Bandung Raya di Stadion Jalak Harupat, 17 Februari.
Jika mengacu pada aturan yang ada, seharusnya Persija mendapatkan kemenangan WO. Pembatalan atau pengajuan penjadwalan ulang seharusnya dilakukan jauh-jauh hari tidak seperti yang terjadi pada pertandingan yang biasa disebut "el classico" Indonesia itu.
Dengan adanya rekomendasi dari Komdis PSSI, peluang penjadwalan ulang lebih terbuka. Namun, semuanya tergantung pada keputusan PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi tertinggi di Tanah Air itu. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Siapkan Ngurah Komang Gantikan Markus Horison
Bola Indonesia 4 Maret 2014, 21:55
-
Markus Horison Masih Mangkir Latihan PSM Makassar
Bola Indonesia 4 Maret 2014, 21:45
-
Persija Tunggu Surat Resmi Penjadwalan Ulang Lawan Persib
Bola Indonesia 4 Maret 2014, 20:27
-
Polda Jabar Gagas Islah Bobotoh dan Jakmania
Bola Indonesia 4 Maret 2014, 20:00
-
Persijap Jepara Terus Berbenah
Bola Indonesia 4 Maret 2014, 19:24
LATEST UPDATE
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR