Bola.net - - Tak adanya hadiah uang tunai bagi jawara kompetisi Liga 1 musim ini mendapat kritikan dari kubu Persipura Jayapura. Mutiara Hitam menilai hadiah dan share rating televisi merupakan hal berbeda.
Persipura sendiri layak bersuara lantang terkait sistem ini. Pasalnya, mereka saat ini memuncaki klasemen sementara Liga 1. Mutiara Hitam pun masuk dalam daftar tim yang diunggulkan memenangi kompetisi ini.
Namun, kendati berstatus unggulan menjadi kampiun, Persipura hampir bisa dipastikan tak akan menjadi yang terbaik dalam share tv. Pasalnya, Mutiara Hitam jarang mendapat jatah siaran langsung.
"Kita juga sayangkan tidak adanya hadiah di akhir musim. Katanya, hadiah dari share tv atau rating," ujar Media Officer Persipura, Ridwan Bento Madubun, pada Bola.net.
Menurut Bento, sapaan karibnya, menilai sistem ini lucu. Pasalnya, hadiah dan share tv merupakan hal berbeda. "Share kan sudah jadi hak klub karena pertandingannya dijual, hadiah kan lain lagi," sambungnya," tuturnya.
Menurut Bento, dengan sistem yang digunakan saat ini, gelar juara agak kehilangan maknanya. Pasalnya, tim yang menjadi kampiun tak mendapat ganjaran apapun, selain status sebagai juara.
"Jadi, siapapun juara kompetisi ini, yang dapat uang banyak adalah yang ratingnya tertinggi. Walaupun pemilik rating tertinggi itu tidak juara, mereka yang akan dapat uang paling banyak," kata Bento.
Sementara itu, kendati melontarkan kritikan terhadap sistem ini, Persipura tak mau ngotot. Mereka mengaku lebih memilih mengikuti sistem yang ada ini. "Kalau sudah diputuskan seperti ini, kita mau apa lagi," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persipura Harap Jatah Siaran Langsung Lebih Berimbang
Bola Indonesia 23 Agustus 2017, 16:28
-
Persipura Kritisi Sistem Liga 1 Yang Tanpa Hadiah
Bola Indonesia 23 Agustus 2017, 16:11
-
Imbang Lawan Borneo FC, Pelatih Persipura Puji Pemainnya
Bola Indonesia 21 Agustus 2017, 22:11 -
Persipura Tak Risaukan Persaingan di Puncak Klasemen
Bola Indonesia 21 Agustus 2017, 21:28
-
Mauricio Leal Buat Persipura Kian Percaya Diri
Bola Indonesia 21 Agustus 2017, 16:12
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR