Pelatih PSM, Petar Segrt, mengaku tidak terpengaruh persoalan internal yang dialami Persema yang kabarnya akan melanjutkan mogok bertanding. Bima Sakti dkk sebelumnya menolak bertanding melawan Persija Jakarta, Senin (25/6) lalu, karena gaji mereka selama empat bulan belum dibayar.
Namun, Petar tetap yakin Persema akan bertanding. Pelatih asal Kroasi itu mengaku sudah berbicara dengan pelatih Persema, Slave Radovski, dan berharap ada perubahan keputusan dari pemain Persema.
“Saya sudah berbicara dengan Slavo dan kini mereka sudah berlatih. Saya yakin, Persema akan bermain melawan kami,” kata Petar.
Menurut pelatih berusia 46 tahun itu, sangat seharusnya semua klub memainkan semua laga sesuai dengan jadwal karena itu penting bagi sepakbola Indonesia, khususnya IPL.
“Kami juga memiliki masalah gaji dan saya tahu bagaimana sulitnya tidak menerima gaji. Meski kami tidak berlatih secara rutin selama dua bulan terakhir tapi saya tidak akan setuju jika kami tidak melakoni laga IPL. Karena menurut saya, mogok tanding tidak akan membantu apapun,” ujarnya.
Petar akan senang jika Persema mau tetap melanjutkan laga mereka namun juga mengaku mewaspadai kebangkitan Persema. Karena sebelumnya mogok tanding melawan Persija, maka kondisi calon lawannya lebih baik karena tidak ada yang cedera ataupun akumulasi kartu kuning.
“Sekarang Persema akan bermain melawan kami. Itu artinya, kami akan menghadapi tim dengan skuad terbaiknya. Tapi, kami harus terima itu dan berjuang keras untuk bisa meraih poin,” kata Petar.
Kondisi PSM memang terbilang pincang untuk menghadapi PSM, terutama lini tengah. Syamsul Bachri Chaeruddin tidak dibawa ke Malang karena terkena tipus. Rasyid A Bakri dan Kurniawan yang diharapkan bisa menopang kekosongan itu, ternyata tidak mendapat ijin dari timnas.
Sementara Fandy Edy yang belakangan ini tampil memukau dipastikan absen karena terkena akumulasi kartu kuning. Opsi yang kemungkinan bakal diterapkan Petar adalah menarik Satrio Syam agak ke atas ke lini tenga untuk membantu serangan. Strategi ini sempat berjalan mumpuni saat PSM mengalahkan Bontang FC.
Selain itu, sejumlah pemain PSM juga masih dibekap cedera. Kaharuddin tidak dibawa ke Malang karena cedera otot paha. Sementara Ilija Spasojevic, Hendra Wijaya, dan Kwon Jun, memang dibawa ke Kota Apel tersebut, tapi kondisi mereka belum pulih betul.
“Memang sulit karena kehilangan pilar penting di lini tengah. Kami juga masih akan melihat perkembangan kondisi Kwon Jun, Hendra, dan Spaso. Saya belum bisa putuskan sekarang, mungkin nanti setelah latihan terakhir,” kata Petar.
“Pada laga pamungkas ini, kami harus bermain dengan energi terakhir yang kami punya. Saya yakin, pemain akan tampil maksimal dan berharap bisa meraih hasil positif,” lanjutnya.(nda) (nda/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Bujuk Slave Radovski Agar Mau Bertanding
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 23:15
-
Syamsul Diopname di RS Akademis Karena Tifus
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 22:15
-
Rasyid Akhirnya Mengenakan Merah Putih
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 21:15
-
AC Milan Junior Camp Cari Bibit Sepak Bola Makassar
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 20:15
-
PSM Akan Protes Kartu Merah Spaso
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 13:15
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR