Bola.net - Nama Rasyid Assyahid Bakri dan Kurniawan Karman masuk dalam skuad timnas U-22 untuk mengikuti kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru Riau, 5-15 Juli mendatang. Bagi Rasyid, ini adalah pertama kalinya dia bisa mengenakan kostum Merah-Putih.
Menjadi bagian dari skuad timnas sudah menjadi impian pemain berusia 21 tahun itu sejak berkostum PSM. Makanya, dia sangat bersemangat dan berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Semangat Rasyid kian bertambah karena sahabatnya, Kurniawan, juga ada di timnas. Kurniawan sebelumnya sudah pernah membela timnas saat mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Keduanya bakal menjadi andalan timnas di lini tengah.
"Alhamdulillah, saya akhirnya bisa mengenakan kostum Merah-Putih. Saya berharap bisa berduet dengan Kurniawan di skuad inti timnas,” ujar Rasyid.
“Sudah lama saya mengimpikan berduet dengannya di timnas. Kalau di PSM sudah pernah," lanjut pemain asal Limbung, Kabupaten Gowa, tersebut.
Kurniawan pun mengaku ingin berduet Rasyid di lini tengah timnas, karena merasa sudah saling memahami. Maklum, keduanya tumbuh dan mendalami sepakbola di Makassar Football School (MFS) 2000. Bahkan, keduanya pernah membawa nama Indonesia di ajang Danone Cup di Lyon, Perancis, dengan membawa bendera MFC 2000.
“Kami sejak kecil sudah sama-sama di Makassar Football School (MFS) dan bermain di tengah. Makanya, saya akan sangat jika bisa diduetkan di timnas," ujar Kurniawan.
Namun baik Rasyid maupun Kurniawan mengakui bahwa persaingan merebut posisi inti di lini tengah timnas cukup berat. Tetapi, keduanya tidak patah arang untuk merebut hati tim pelatih timnas U-22.
"Saya terus bekerja keras supaya bisa meraih posisi inti. Peluang mendapatkan posisi inti terbuka jika menampilkan performa terbaik," ujar Kurniawan. (nda) (nda/Rev)
Menjadi bagian dari skuad timnas sudah menjadi impian pemain berusia 21 tahun itu sejak berkostum PSM. Makanya, dia sangat bersemangat dan berharap bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia.
Semangat Rasyid kian bertambah karena sahabatnya, Kurniawan, juga ada di timnas. Kurniawan sebelumnya sudah pernah membela timnas saat mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Keduanya bakal menjadi andalan timnas di lini tengah.
"Alhamdulillah, saya akhirnya bisa mengenakan kostum Merah-Putih. Saya berharap bisa berduet dengan Kurniawan di skuad inti timnas,” ujar Rasyid.
“Sudah lama saya mengimpikan berduet dengannya di timnas. Kalau di PSM sudah pernah," lanjut pemain asal Limbung, Kabupaten Gowa, tersebut.
Kurniawan pun mengaku ingin berduet Rasyid di lini tengah timnas, karena merasa sudah saling memahami. Maklum, keduanya tumbuh dan mendalami sepakbola di Makassar Football School (MFS) 2000. Bahkan, keduanya pernah membawa nama Indonesia di ajang Danone Cup di Lyon, Perancis, dengan membawa bendera MFC 2000.
“Kami sejak kecil sudah sama-sama di Makassar Football School (MFS) dan bermain di tengah. Makanya, saya akan sangat jika bisa diduetkan di timnas," ujar Kurniawan.
Namun baik Rasyid maupun Kurniawan mengakui bahwa persaingan merebut posisi inti di lini tengah timnas cukup berat. Tetapi, keduanya tidak patah arang untuk merebut hati tim pelatih timnas U-22.
"Saya terus bekerja keras supaya bisa meraih posisi inti. Peluang mendapatkan posisi inti terbuka jika menampilkan performa terbaik," ujar Kurniawan. (nda) (nda/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Bujuk Slave Radovski Agar Mau Bertanding
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 23:15
-
Syamsul Diopname di RS Akademis Karena Tifus
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 22:15
-
Rasyid Akhirnya Mengenakan Merah Putih
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 21:15
-
AC Milan Junior Camp Cari Bibit Sepak Bola Makassar
Bola Indonesia 29 Juni 2012, 20:15
-
PSM Akan Protes Kartu Merah Spaso
Bola Indonesia 27 Mei 2012, 13:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR