Bola.net - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, mengklaim harusnya PSM sudah memiliki poin 12. Hal itu menilik dari tiga laga away yang dilakoninya di mana lawan-lawannya tidak mengikuti regulasi yang ada.
Secara nyata, PSM baru mengumpulkan tiga poin dari menang WO atas Persema Malang yang tidak hadir sesuai jadwal pertandingan di Stadion Andi Malttalatta, rabu (27/3/2013). Sementara tiga laga sebelumnya, PSM menelan kekalahan. Masing-masing 0-1 dari Perseman Manokwari, 0-2 dari Persibo Bojonegoro, dan 0-1 dari Persepar Palangkaraya.
Namun, Petar melihat, ketiga tim tersebut melanggar peraturan sehingga harusnya PSM dinyatakan menang. Makanya, mereka mengajukan protes yang sampai saat ini belum ada jawaban dari komisi disiplin PSSI.
Petar mengatakan bahwa apa yang dilakukan PSM dengan mengajukan protes merupakan langkah yang tepat. Karena ternyata, kenyataan apa yang dikeluhkan PSM kembali terulang.
"Tentang protes kami ternyata benar. Kemarin Palangkaraya tidak main, Persibo juga. Karena mereka belum mengontrak pemain. Ini mengapa kami kecewa dengan situasi ini karena masalah ini sudah kami bicara sejak tiga minggu lalu," ujarnya.
"Kami mestinya memperoleh sembilan angka dari tiga laga away itu. Jadi jelas, seharusnya PSM kini memiliki 12 poin. Saya tidak suka dengan perolehan lewat cara seperti ini, tapi di Indonesia saat ini tidak ada aturan. Itu bedanya dan saya harus menerima dengan cara ini,” ungkap pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Petar pun meminta agar pihak PSSI dan LPIS untuk memperhatikan dengan serius protes yang diajukan PSM. Petar mencontohkan laga-laga profesional yang terjadi di Eropa atau Piala dunia.
"Di Liga Champions Eropa atau Piala Dunia, jika satu tim melanggar peraturan, maka tim tersebut dinyatakan kalah. Perseman, Persibo, dan Persepar telah melanggar aturan dan itulah sebabnya kami sekarang seharusnya mendapat 12 poin," jelas mantan pelatih Bali Devata itu. (nda/mac)
Secara nyata, PSM baru mengumpulkan tiga poin dari menang WO atas Persema Malang yang tidak hadir sesuai jadwal pertandingan di Stadion Andi Malttalatta, rabu (27/3/2013). Sementara tiga laga sebelumnya, PSM menelan kekalahan. Masing-masing 0-1 dari Perseman Manokwari, 0-2 dari Persibo Bojonegoro, dan 0-1 dari Persepar Palangkaraya.
Namun, Petar melihat, ketiga tim tersebut melanggar peraturan sehingga harusnya PSM dinyatakan menang. Makanya, mereka mengajukan protes yang sampai saat ini belum ada jawaban dari komisi disiplin PSSI.
Petar mengatakan bahwa apa yang dilakukan PSM dengan mengajukan protes merupakan langkah yang tepat. Karena ternyata, kenyataan apa yang dikeluhkan PSM kembali terulang.
"Tentang protes kami ternyata benar. Kemarin Palangkaraya tidak main, Persibo juga. Karena mereka belum mengontrak pemain. Ini mengapa kami kecewa dengan situasi ini karena masalah ini sudah kami bicara sejak tiga minggu lalu," ujarnya.
"Kami mestinya memperoleh sembilan angka dari tiga laga away itu. Jadi jelas, seharusnya PSM kini memiliki 12 poin. Saya tidak suka dengan perolehan lewat cara seperti ini, tapi di Indonesia saat ini tidak ada aturan. Itu bedanya dan saya harus menerima dengan cara ini,” ungkap pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Petar pun meminta agar pihak PSSI dan LPIS untuk memperhatikan dengan serius protes yang diajukan PSM. Petar mencontohkan laga-laga profesional yang terjadi di Eropa atau Piala dunia.
"Di Liga Champions Eropa atau Piala Dunia, jika satu tim melanggar peraturan, maka tim tersebut dinyatakan kalah. Perseman, Persibo, dan Persepar telah melanggar aturan dan itulah sebabnya kami sekarang seharusnya mendapat 12 poin," jelas mantan pelatih Bali Devata itu. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Unifikasi Liga Dinilai Timbulkan Iklim Ketidakpastian
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 21:31
-
Persebaya: LPIS Jangan Hanya Mendesak!
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 20:15
-
'Keputusan Format Kompetisi di Tangan Exco, Bukan Voters KLB'
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 18:47
-
Persema Tegaskan Jati Diri Sebagai Klub Reformis
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 15:45
-
Suporter PSM Ingin Timnya Juara Musim Ini
Bola Indonesia 28 Maret 2013, 10:54
LATEST UPDATE
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19

-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR