Bola.net - Laga PSM Makassar vs Persijap Jepara di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, semalam, menjadi momen spesial untuk seluruh stakeholder PSM dan juga Petar Segrt. Pada laga itu Petar hadir menyapa semua penonton di stadion.
Ini adalah sapaan terakhir Petar kepada suporter PSM. Sejak memutuskan mundur sebagai pelatih PSM, pelatih asal Kroasia itu belum sempat pamitan secara resmi kepada suporter dan masyarakat Makassar.
Sebelumnya, Petar memang berkeinginan bisa menyampaikan perpisahan di depan suporter PSM di stadion dalam sebuah laga resmi. "Saya ingin sekali menyampaikan salam perpisahan kepada suporter. Semoga manajemen bisa mengijinkan. Saya ingin pergi dengan damai," katanya beberapa waktu lalu.
Harapan itu pun tercapai. Petar diberikan kesempatan menyapa suporter untuk yang terakhir kalinya di stadion sebelum laga PSM vs Persijap berlangsung.
Sebelumnya, CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM), Rully Habibie, memberikan cinderamata kepada Petar berupa lukisan wajah pelatih asal Kroasia itu. Lukisan itu merupakan karya suporter PSM yang tinggal di Surabaya.
Setelah itu, Petar pun mendapat salam perpisahan dari pemain PSM yang berganti-gantian memeluk mantan sang mentor. Petar pun mendatangi lokasi kelompok suporter The Macz Man, Red Gank, Laskar Ayam Jantan, untuk memberikan salah perpisahan. Bahkan, dedengkot kelompok Laskar Ayam Jantan, Daeng Uki, memberikan syal kepada Petar.
Yang mengharukan, setelah laga usai, para pemain memanggil nama Petar Segrt yang memang menyaksikan laga dari kursi tribun utama. Mereka lalu mengucapkan terima kasih. Petar pun bahagia karena anak asuhnya tampil fantastis dan meraih kemenangan 2-1 atas Persijap.
"Terima kasih yang tidak terhingga kepada coach Petar yang menyaksikan kami malam ini. Dia pelatih yang peduli dan terus memberikan kami motivasi," kata Rasyid.
Mantan asistennya yang kini menjadi carateker pelatih PSM, Imran Amirullah, juga tidak kalah sedih harus berpisah dengan Petar. Menurutnya, meski sudah tidak melatih PSM tapi Petar masih menunjukkan pedulinya pada tim Juku Eja.
"Sebelum laga, dia selalu hubungi saya, entah lewat SMS atau telpon. Saat latihan pun begitu. Dia selalu memberikan kami motivasi. Anak-anak juga main bagus di lapangan karena ingin memberikan bukti kepada Petar bahwa mereka bisa tampil baik berkat polesan tangannya juga," kata Imran. (nda/mac)
Ini adalah sapaan terakhir Petar kepada suporter PSM. Sejak memutuskan mundur sebagai pelatih PSM, pelatih asal Kroasia itu belum sempat pamitan secara resmi kepada suporter dan masyarakat Makassar.
Sebelumnya, Petar memang berkeinginan bisa menyampaikan perpisahan di depan suporter PSM di stadion dalam sebuah laga resmi. "Saya ingin sekali menyampaikan salam perpisahan kepada suporter. Semoga manajemen bisa mengijinkan. Saya ingin pergi dengan damai," katanya beberapa waktu lalu.
Harapan itu pun tercapai. Petar diberikan kesempatan menyapa suporter untuk yang terakhir kalinya di stadion sebelum laga PSM vs Persijap berlangsung.
Sebelumnya, CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM), Rully Habibie, memberikan cinderamata kepada Petar berupa lukisan wajah pelatih asal Kroasia itu. Lukisan itu merupakan karya suporter PSM yang tinggal di Surabaya.
Setelah itu, Petar pun mendapat salam perpisahan dari pemain PSM yang berganti-gantian memeluk mantan sang mentor. Petar pun mendatangi lokasi kelompok suporter The Macz Man, Red Gank, Laskar Ayam Jantan, untuk memberikan salah perpisahan. Bahkan, dedengkot kelompok Laskar Ayam Jantan, Daeng Uki, memberikan syal kepada Petar.
Yang mengharukan, setelah laga usai, para pemain memanggil nama Petar Segrt yang memang menyaksikan laga dari kursi tribun utama. Mereka lalu mengucapkan terima kasih. Petar pun bahagia karena anak asuhnya tampil fantastis dan meraih kemenangan 2-1 atas Persijap.
"Terima kasih yang tidak terhingga kepada coach Petar yang menyaksikan kami malam ini. Dia pelatih yang peduli dan terus memberikan kami motivasi," kata Rasyid.
Mantan asistennya yang kini menjadi carateker pelatih PSM, Imran Amirullah, juga tidak kalah sedih harus berpisah dengan Petar. Menurutnya, meski sudah tidak melatih PSM tapi Petar masih menunjukkan pedulinya pada tim Juku Eja.
"Sebelum laga, dia selalu hubungi saya, entah lewat SMS atau telpon. Saat latihan pun begitu. Dia selalu memberikan kami motivasi. Anak-anak juga main bagus di lapangan karena ingin memberikan bukti kepada Petar bahwa mereka bisa tampil baik berkat polesan tangannya juga," kata Imran. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Kalah, Gurning Ogah Salahkan Wasit
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 19:45
-
Gurning: Arema Kalah Karena Tak Ada Sosok Legimin
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:33
-
Tim Pelatih Bontang FC Akui Anak Asuhnya Terlalu Berhati-hati
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:16
-
Menang di Kandang Lawan, Bontang FC Girang
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:08
-
Review IPL: Bontang FC Remukkan Arema di Gajayana
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 17:31
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR