
Bola.net - Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, ikut dipusingkan dengan berbagai masalah yang terjadi di sepak bola Indonesia. Mulai dari dualisme kepemimpinan PSSI dan dualisme kompetisi, keterlambatan gaji pemain, dan kini tarik ulur masalah kontrak pemain.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu pun mengatakan bahwa ia telah banyak mempelajari situasi sepak bola di Indonesia. Ia mengaku, berkiprah di Indonesia harus menyiapkan kesabaran dan mental yang kuat.
“Satu hal yang saya pelajari di Indonesia adalah sebagai pemain, suporter, maupun pelatih harus sangat bersemangat. Di Indonesia, Anda juga harus menjadi pelatih profesional yang bermental kuat,” ungkap Petar.
“Karena ketika Anda tidak memiliki karakter kuat, Anda tidak memiliki kesempatan untuk bertahan lebih lama di kancah sepak bola Indonesia! Ini adalah pengalaman baru bagi saya,” tuturnya.
Meski demikian, Petar mengaku tidak akan menyerah dengan keadaan tersebut. Ia sudah sangat senang, apalagi setelah melihat kerja kerasnya dalam setahun menangani PSM terbilang sukses.
Ia membawa PSM menempati peringkat enam IPL musim lalu. Tapi, yang utama dari itu, pelatih berkumis tebal itu sukses mengasah dan mengorbitkan pemain-pemain muda menjadi seorang bintang.
“Saya pikir, semua orang di Makassar melihat bahwa sebagai pelatih, saya bukanlah orang yang muda menyerah begitu cepat. Saya masih melihat harapan dan berjuang untuk menjalani kesempatan ini,” kata mantan pelatih Bali Devata tersebut.
Menurut Petar, ia tidak hanya melulu melihat masalah yang terjadi dalam sepak bola di Indonesia. Ia juga memandang ada kemungkinan sepak bola Indonesia bisa lebih maju ke depannya. “Kita bisa memiliki masa depan yang lebih baik di Indonesia dan Timnas,” katanya.
Petar pun berharap, tim yang sekarang ini ditangani yaitu PSM Makassar, bisa menjadi tim yang kuat di Indonesia untuk tahun-tahun mendatang. Ia pun berharap agar manajemen bisa segera menyelesaikan kontrak pemain dan memperkokoh masalah finansial ke depannya. (nda/dzi)
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu pun mengatakan bahwa ia telah banyak mempelajari situasi sepak bola di Indonesia. Ia mengaku, berkiprah di Indonesia harus menyiapkan kesabaran dan mental yang kuat.
“Satu hal yang saya pelajari di Indonesia adalah sebagai pemain, suporter, maupun pelatih harus sangat bersemangat. Di Indonesia, Anda juga harus menjadi pelatih profesional yang bermental kuat,” ungkap Petar.
“Karena ketika Anda tidak memiliki karakter kuat, Anda tidak memiliki kesempatan untuk bertahan lebih lama di kancah sepak bola Indonesia! Ini adalah pengalaman baru bagi saya,” tuturnya.
Meski demikian, Petar mengaku tidak akan menyerah dengan keadaan tersebut. Ia sudah sangat senang, apalagi setelah melihat kerja kerasnya dalam setahun menangani PSM terbilang sukses.
Ia membawa PSM menempati peringkat enam IPL musim lalu. Tapi, yang utama dari itu, pelatih berkumis tebal itu sukses mengasah dan mengorbitkan pemain-pemain muda menjadi seorang bintang.
“Saya pikir, semua orang di Makassar melihat bahwa sebagai pelatih, saya bukanlah orang yang muda menyerah begitu cepat. Saya masih melihat harapan dan berjuang untuk menjalani kesempatan ini,” kata mantan pelatih Bali Devata tersebut.
Menurut Petar, ia tidak hanya melulu melihat masalah yang terjadi dalam sepak bola di Indonesia. Ia juga memandang ada kemungkinan sepak bola Indonesia bisa lebih maju ke depannya. “Kita bisa memiliki masa depan yang lebih baik di Indonesia dan Timnas,” katanya.
Petar pun berharap, tim yang sekarang ini ditangani yaitu PSM Makassar, bisa menjadi tim yang kuat di Indonesia untuk tahun-tahun mendatang. Ia pun berharap agar manajemen bisa segera menyelesaikan kontrak pemain dan memperkokoh masalah finansial ke depannya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajemen PSM Segera Temui Pemain
Bola Indonesia 16 Oktober 2012, 23:00
-
Petar Segrt: Berkiprah di Indonesia Harus Bermental Kuat
Bola Indonesia 16 Oktober 2012, 18:20
-
PSM Belum Bisa Pastikan Ikut Pahlawan Cup
Bola Indonesia 11 Oktober 2012, 22:00
-
Petar Segrt Lirik Iqbal Samad dan Valentino Fakaubun
Bola Indonesia 9 Oktober 2012, 18:15
-
Manajemen Akan Segera Benahi Lapangan Karebosi
Bola Indonesia 8 Oktober 2012, 08:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR