
Bola.net - PSM Makassar memang berhasil menang 2-1 di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia saat menjamu Arema FC di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam. Tapi, PSM sempat kecewa dengan keputusan wasit yang mengesahkan gol telat Arema.
Bermain di kandang sendiri, PSM sudah unggul 2-0 hingga memasuki menit ke-90 sebuah petaka terjadi. Berawal dari tendangan sudut, Putut menyambut bola dan menyundulnya masuk ke gawang.
Gol ini dinilai kontroversial oleh Andi Oddang dkk karena menganggap Putut terlebih dahulu melakukan pelanggaran dengan menahan dan menghalangi kiper Deny Marcel. Namun wasit Johandri mengesahkan gol tersebut dan disambut gembira pasukan Dejan Antonic. Maklum, gol tandang ini bisa menjadi modal mereka pada leg kedua yang akan digelar di Malang, 30 Mei mendatang.
Saat pertandingan usai, pemain PSM yang tidak terima keputusan tersebut berusaha untuk melakukan protes. Namun, aksi ini malah memicu keributan antar pemain kedua tim bahkan ikut melibatkan ofisial.
Meski dirugikan, pelatih PSM, Petar Segrt, menegaskan tidak akan melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan Johandri. Ia bisa menerima keputusan tersebut meskipun pahit.
“Tidak. Saya tidak akan melakukan protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Johandri. Dia sudah bekerja dengan baik meski di menit-menit akhir dia membuat keputusan yang menurut kami merugikan PSM,” kata Petar.
“Ini adalah keputusan wasit dan setelah pertandingan kami sudah melakukan protes dengan tidak menyentuh wasit. Tapi, pada akhirnya kami semua harus menerima hasil ini,” ujar Petar.
Langkah ini sepertinya memberikan tamparan dan sindiran kepada Arema FC yang sebelumnya melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Sulistyoko di ajang IPL, Sabtu (12/5) lalu. Arema menilai, wasit mencuri kemenangan mereka setelah memberikan hadiah penalti kepada PSM, juga di penghujung pertandingan.
“Saya tidak ingin melakukan sesuatu sama yang Arema perbuat. Mereka protes kepada wasit karena keputusan di IPL, mereka juga melakukan tekanan kepada wasit sebelum pertandingan Piala Indonesia. Ini patut disayangkan, karena Arema adalah tim yang hebat dengan manajemen yang bagus,” ujar Petar.
Petar malah menaruh simpati kepada wasit Indonesia yang selalu menjadi sorotan setiap pertandingan. Menurut pelatih asal Kroasia, wasit harus mendapat perlindungan agar mereka bisa bekerja dengan professional.
“Mereka membutuhkan pertolongan. Gaji mereka juga belum dibayar,” kata Petar.
“Seharusnya, tiga wasit yang bertugas harus tinggal bersama-sama. Karena, jika bertemu satu dengan yang lain hanya sehari atau saat pertandingan, maka tidak tercipta komunikasi antar mereka dan ini membuat mereka kadang tidak bekerja secara professional,” ujar Petar. (nda/gia)
Bermain di kandang sendiri, PSM sudah unggul 2-0 hingga memasuki menit ke-90 sebuah petaka terjadi. Berawal dari tendangan sudut, Putut menyambut bola dan menyundulnya masuk ke gawang.
Gol ini dinilai kontroversial oleh Andi Oddang dkk karena menganggap Putut terlebih dahulu melakukan pelanggaran dengan menahan dan menghalangi kiper Deny Marcel. Namun wasit Johandri mengesahkan gol tersebut dan disambut gembira pasukan Dejan Antonic. Maklum, gol tandang ini bisa menjadi modal mereka pada leg kedua yang akan digelar di Malang, 30 Mei mendatang.
Saat pertandingan usai, pemain PSM yang tidak terima keputusan tersebut berusaha untuk melakukan protes. Namun, aksi ini malah memicu keributan antar pemain kedua tim bahkan ikut melibatkan ofisial.
Meski dirugikan, pelatih PSM, Petar Segrt, menegaskan tidak akan melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan Johandri. Ia bisa menerima keputusan tersebut meskipun pahit.
“Tidak. Saya tidak akan melakukan protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Johandri. Dia sudah bekerja dengan baik meski di menit-menit akhir dia membuat keputusan yang menurut kami merugikan PSM,” kata Petar.
“Ini adalah keputusan wasit dan setelah pertandingan kami sudah melakukan protes dengan tidak menyentuh wasit. Tapi, pada akhirnya kami semua harus menerima hasil ini,” ujar Petar.
Langkah ini sepertinya memberikan tamparan dan sindiran kepada Arema FC yang sebelumnya melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Sulistyoko di ajang IPL, Sabtu (12/5) lalu. Arema menilai, wasit mencuri kemenangan mereka setelah memberikan hadiah penalti kepada PSM, juga di penghujung pertandingan.
“Saya tidak ingin melakukan sesuatu sama yang Arema perbuat. Mereka protes kepada wasit karena keputusan di IPL, mereka juga melakukan tekanan kepada wasit sebelum pertandingan Piala Indonesia. Ini patut disayangkan, karena Arema adalah tim yang hebat dengan manajemen yang bagus,” ujar Petar.
Petar malah menaruh simpati kepada wasit Indonesia yang selalu menjadi sorotan setiap pertandingan. Menurut pelatih asal Kroasia, wasit harus mendapat perlindungan agar mereka bisa bekerja dengan professional.
“Mereka membutuhkan pertolongan. Gaji mereka juga belum dibayar,” kata Petar.
“Seharusnya, tiga wasit yang bertugas harus tinggal bersama-sama. Karena, jika bertemu satu dengan yang lain hanya sehari atau saat pertandingan, maka tidak tercipta komunikasi antar mereka dan ini membuat mereka kadang tidak bekerja secara professional,” ujar Petar. (nda/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Segrt Tidak Protes Keputusan Wasit Johandri
Bola Indonesia 18 Mei 2012, 02:26
-
Spaso Top Skor Sementara Piala Indonesia
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 21:30
-
Petar Segrt Bangga Bisa Kalahkan Arema
Bola Indonesia 17 Mei 2012, 06:00
-
Dejan Antonic: Pertarungan Belum Selesai
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 23:15
-
Piala Indonesia: PSM Atasi Perlawanan Arema Indonesia
Bola Indonesia 16 Mei 2012, 21:15
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR