"Kita bisa memulai pertandingan dengan baik. Kita juga bisa menekan mereka," ujar Huistra, usai laga.
"Kita juga bisa menghasilkan banyak peluang. Namun, kita kurang dalam penyelesaian," sambungnya.
Sebelumnya, melalui drama adu penalti, PBR akhirnya harus mengakui kekalahan dari Sriwijaya FC melalui drama adu penalti dengan skor 3-4. Adu penalti ini ini dilakukan usai kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 90 menit laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (28/11).
Lebih lanjut, Huistra mengaku kesalahan dari anak asuhnya membuat keunggulan mereka sirna. Namun, menurutnya, hal ini wajar dalam sepakbola.
"Dalam sepakbola, wajar ada satu-dua kesalahan yang bisa dimanfaatkan oleh lawan," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pieter Huistra: PBR Kurang Dalam Finishing
Bola Indonesia 28 November 2015, 19:15
-
Sriwijaya FC Akui Terlambat Panas
Bola Indonesia 28 November 2015, 18:26
-
Lewat Drama Adu Penalti, Sriwijaya FC Bekuk PBR
Bola Indonesia 28 November 2015, 17:38
-
Hadapi Sriwijaya FC, PBR Andalkan Skuat Belia
Bola Indonesia 28 November 2015, 15:16
-
Hadapi Sriwijaya FC, Kim Kurniawan Bidik Kemenangan
Bola Indonesia 28 November 2015, 10:48
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
-
Man of the Match Portugal vs Spanyol: Rodri
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR