
Menurut informasi dari berbagai sumber, massa sudah standby di sekitar Suramadu sejak Jumat pukul 23.00. Diduga, mereka hendak menunggu kedatangan pemain Arema Cronus usai away ke markas Madura United, Stadion Gelora Bangkalan.
Mereka pun melempari batu hampir semua bus yang melintas di Suramadu. Tak cuma bus yang berplat N, massa secara membabi buta juga menyerang bus parisiwata. Bentrok dengan polisi tak bisa terhindarkan.
Petugas akhirnya memukul mundur massa. Para warga dan pedagang di sekitar Suramadu, juga diminta meninggalkan lokasi. Puluhan orang yang dianggap pelaku anarkis, sudah diamankan polisi dan dibawa ke Polsek terdekat.
Hingga pukul 04:00, aparat keamanan masih berjaga di sekitar Suramadu. "Kami akan berjaga sampai massa benar-benar membubarkan diri," ujar Kompol Muhtar Hadi, Kabag Perencanaan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diimbangi Arema Cronus, Madura United Tak Kecewa
Bola Indonesia 7 Mei 2016, 09:10
-
Raphael Maitimo Kecewa Jalannya Laga Kontra Madura United
Bola Indonesia 7 Mei 2016, 09:04
-
Imbangi Madura United, Arema Cronus Kritik Wasit
Bola Indonesia 7 Mei 2016, 08:38
-
Polisi Amankan Puluhan Pelaku Insiden Suramadu Part II
Bola Indonesia 7 Mei 2016, 07:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 9 April 2026
Liga Champions 8 April 2026, 15:55
-
PSG vs Liverpool: Move On, The Reds!
Liga Champions 8 April 2026, 14:31
-
Prediksi Porto vs Nottingham Forest 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 14:05
-
Prediksi Bologna vs Aston Villa 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:35
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR