Bola.net - - Arema Cronus menilai politik uang di Kongres PSSI bukan sebuah tengara belaka. Namun, klub berlogo singa mengepal ini mengaku belum pernah mendapat godaan dengan iming-iming sejumlah nominal untuk memilih calon tertentu.
"Khusus Arema, alhamdulillah," ujar General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
"Mungkin yang mau menggoda tahu kalau CEO Arema, Iwan Budianto, mencalonkan diri jadi Wakil Ketua Umum. Jadi, mereka menganggap, percuma menggoda Arema," sambungnya.
Meski demikian, Ruddy menyebut godaan sudah menghampiri para pemilik suara lain. Godaan yang datang pun bermacam-macam. Bahkan, ada yang masuk lewat jalur partai.
"Teman-teman yang lain, sudah. Mereka bercerita ke kami," tuturnya.
Sebelumnya, jelang bergulirnya Kongres PSSI, indikasi adanya politik uang kian menguat. Banyak tersiar kabar bahwa sejumlah kandidat yang bertarung pada Kongres ini menggelontorkan sejumlah uang untuk membeli kesetiaan para pemilik suara agar mendukung kandidat bersangkutan.
Dalam informasi yang didapat , saat ini, nilai suara tiap voter dihargai antara Rp 350 juta - Rp 1 miliar. Bahkan, salah seorang kandidat Ketua Umum dikabarkan ditawari uang ratusan miliar asal ia mundur dari pencalonan.
Ruddy menilai, politik uang merupakan buah kegagalan dari kandidat untuk merumuskan program kerja yang tepat. Jika program kerja kandidat mampu mengena dan sesuai harapan voter, politik uang tidak diperlukan.
"Kalau program kerja mampu mengena dan sesuai dengan harapan pemilik suara, tanpa politik uang, calon bisa diterima," kata Ruddy.
Sementara itu, terkait kesetiaan mereka mendukung Eddy Rahmayadi sebagai kandidat ketua umum, Ruddy menegaskan bahwa hal ini bukan disebabkan politik uang. Menurut pria asal Madiun ini, Arema dan voter anggota K-85 lebih melihat program kerja yang diusung Eddy Rahmayadi.
"Jargon kami adalah sepakbola bermartabat. Azas fairness, olahraga yang sportif, ini yang akan dikembangkan. Selain itu juga ada kompetisi yang menuju sepakbola industri. Program-program inilah yang menjadi alasan kami mendukung beliau," tandasnya.
Baca Juga:
- Kurniawan Kandidat Terkuat Ketum PSSI Versi Polling SOS
- 50 Persen Peserta Kongres PSSI Sudah Tiba di Lokasi
- SOS Soroti Indikasi Politik Uang di Kongres PSSI
- Tiga Sikap Kemenpora Terhadap Aksi Bonek
- Kemenpora Minta Bonek Taat Aturan
- Besok Exco PSSI Pulihkan Status Persebaya
- Andik Ingin PSSI Lebih Perhatikan Hak Pemain
- Ini Harapan Bonek Untuk Ketua PSSI Terpilih
- Bonek Kawal Persebaya Hingga Berkompetisi Lagi
- Ribuan Bonek Bakal Hijaukan Jakarta
- Exco Reformasi PSSI Siapkan Tiga Program Kerja untuk Indonesia
- Tujuh Klub AKSI Sudah Dapat Undangan Kongres PSSI
- Ini Harapan Arema Cronus Pada Kongres Tahunan PSSI 2016
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketua KONI Lampung Maju Jadi Calon Exco PSSI
Bola Indonesia 9 November 2016, 23:01
-
Madura United Optimistis Edy Rahmayadi Menang
Bola Indonesia 9 November 2016, 22:45
-
Arema Cronus Terpikat Kemandirian Sepakbola Ala Edy Rahmayadi
Bola Indonesia 9 November 2016, 22:35
-
Sekjen PSSI Pastikan Kongres Berjalan Sesuai Agenda
Bola Indonesia 9 November 2016, 22:29
-
Politik Uang di Kongres PSSI, Ini Kata Arema Cronus
Bola Indonesia 9 November 2016, 22:23
LATEST UPDATE
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
-
Real Madrid Babak Belur, Kapan Thibaut Courtois Come Back?
Liga Spanyol 11 April 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR