Bola.net - - PSM Makassar dalam kondisi yang siap tempur saat menjamu Kaya-Iloilo FC pada matchday ketiga Grup H Piala AFC 2019. Laga melawan tim asal Filipina tersebut akan digelar di Stadion Pakansari pada Selasa (2/4/2019) petang WIB.
Pelatih PSM, Darije Kalezic, merasa optimistis karena skuatnya sangat antusias menatap laga melawan Kaya FC. Kemenangan pada laga melawan Lao Toyota pada matchday kedua jadi modal penting bagi PSM untuk menatap laga ketiga ini.
"Senang rasanya kembali bermain di Stadion Pakansari. Pada laga kandang pertama, kami mencetak tujuh gol ke gawang Lao Toyota. Tentu kami ingin kembali melakukannya saat menghadapi Kaya FC," tegas Darije.
Pelatih muda berusia 49 tahun itu lebih optimistis karena PSM kembali diperkuat Rizky Pellu dan Rahmat yang absen saat menekuk Lao 7-3 karena memenuhi panggilan Timnas Indonesia.
"Intinya, kami ingin menjaga trend positif di Pakansari. Kemenangan atas Kaya tidak hanya membuat langkah kami lebih ringan menghadapi pertandingan selanjutnya," kata Darije.
Kehadiran Rahmat dan Pellu membuat formasi starter PSM mengalami perubahan. Bayu Gatra, Guy Junior dan Zulham Zamrun harus bersaing jadi starter di sektor sayap mengingat satu tempat menjadi milik Rahmat. Sektor sayap menjadi andalan PSM untuk menyuplai bola ke ujung tombak yang ditempati Eero Markkanen.
Sementara itu, kehadiran Pellu membuat M. Arfan dan Rasyid Bakri harus duduk dulu bangku cadangan, mengingat dua dari tiga jatah di tengah sudah diisi oleh duet Belanda, Marc Klok dan Wiljan Pluim.
Meski begitu optimistis menatap laga ini, Darije mengakui Kaya memiliki potensi membuat kejutan bila PSM terlena. Menurut Darije, Kaya kerap memperagakan permainan pendek dan tertata.
Kaya-Iloilo pun memiliki serangan balik yang cepat dan mengandalkan ketajaman strikernya, Darryl Roberts, yang dinilai jeli memanfaatkan peluang. Cara bermain Kaya ini bisa saja menyulitkan lini belakang yang sedikit bermasalah dengan serangan balik lawan.
Bek PSM, Abdul Rahman mengakui kelemahan ini. Itulah mengapa dirinya intens memperlancar komunikasi dengan duetnya di lini belakang, Aaron Evans. "Bagi kami, komunikasi itu penting. Kami sudah melakukannya pada masa persiapan. Semoga hasilnya lebih baik," kata Rahman.
Kaya-Iloilo Bidik Poin di Pakansari
Sementara itu, pelatih Kaya-Iloilo, Noel Marcaida, mengungkapkan skuatnya datanng dengan misi membidik minimal satu poin di Stadion Pakansari. Strategi utamanya adalah berusaha agar gawang tidak kebobolan dan mencetak gol tandang.
"Layaknya tim tamu, ini adalah jalan terbaik," tegas Marcaida.
Marcaida mengakui PSM memiliki sejumlah pemain dengan postur tinggi selain kuat dari sisi teknik. "Keunggulan ini jadi pembeda di PSM. Selama 20 hari persiapan, saya terus mengasah kemampuan pemain untuk mengantisipasi kelebihan PSM ini," kata Marcaida.
Pernyataan Marcaida ini ditujukan kepada Marrkanen, Pluim, Rahman, dan Pellu yang dikenal piawai memanfaatkan bola-bola atas dalam situasi set-piece.
Selain itu, Marcaida menegaskan para pemainnya sangat antusias menatap pertandingan ini secara psikologis.
"Semua pemain memahami kemenangan atas PSM di Stadion Pakansari bakal memudahkan langkah kami ke babak selanjutnya," tegas Marcaida.
Hal senada dikatakan pemain Kaya-Iloilo, Marwin Angeles yang merasa sudah mengetahui cara mengantisipasi permainan PSM.
"Secara teknis dan fisik kami sangat siap mewujudkan target poin di Pakansari," tegas Marwin.
Seperti halnya PSM, Kaya FC juga lebih fokus ke Piala AFC. Apalagi Liga Filipina juga belum berputar. "Sejauh ini kami baru bertanding pada tiga laga resmi, " papar Marwin.
Prakiraan Susunan Pemain
PSM Makassar (4-3-3): Rivki Mokodompit (kiper); Beny Wahyudi, Abdul Rahman, Aaron Evans, Taufik Hidayat (belakang); Rizky Pellu, Wiljan Pluim, Marc Klok (tengah); Zulham Zamrun, Eero Markkanen, Rahmat (depan)
Pelatih: Darije Kalezic
Kaya-Iloilo (4-4-2): Casas Louie Michael Roble (kiper); Tyler Joseph Cunningham Matas, Masanari Omura, Jalsor Baquero Soriano, Camelo Perez Tacusalme (belakang); Marwin Janver Malinay Angeles, Alfred Kofi Osei, Connor Reece Escoto Tacagni, Jovin Hervas Bedic (tengah); Darryl Bevon Roberts, Jordan Mintah (depan)
Pelatih: Noel Marcaida
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Villarreal vs Barcelona 3 April 2019
Liga Spanyol 2 April 2019, 10:31
-
Prediksi Semifinal Piala Presiden 2019: Arema FC vs Kalteng Putra FC
Bola Indonesia 2 April 2019, 10:26
-
Prediksi Piala AFC 2019: PSM Makassar vs Kaya-Iloilo FC
Bola Indonesia 2 April 2019, 10:21
-
Prediksi Cagliari vs Juventus 3 April 2019
Liga Italia 2 April 2019, 10:01
-
Prediksi Wolverhampton vs Manchester United 3 April 2019
Liga Inggris 2 April 2019, 09:31
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR