Bola.net - Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) masih menunggu tanggapan PSSI dan PT LPIS selaku penyelenggara IPL terkait protes yang mereka ajukan. PT PSM mengajukan protes atas kasus tiga laga away pertama PSM yakni melawan Perseman Manokwari, Persibo Bojonegoro, dan Persepar Palangkaraya.
Dari tiga laga itu, PSM menemukan sejumlah kejanggalan yang tidak mengacu pada regulasi kompetisi. Khusus untuk laga melawan Persibo dan Persepar, PSM optimis bisa memenangkan protesnya. Pasalnya, kedua klub tersebut memainkan pemain yang belum dikontrak saat melawan PSM.
PSM pun berpeluang PSM mendapatkan enam poin gratis dari laga yang sebenarnya menelan kekalahan. "PSM berpeluang besar mendapatkan enam poin atas laga lawan Persibo dan Persepar. Yang jelas, protes ke pihak PT LPIS sudah ada titik terang. Mereka melanggar regulasi sehingga PSM berhak atas enam poin tersebut," kata Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina.
Jika PSM bisa mendapatkan enam poin tersebut, maka PSM yang saat ini mengantongi 27 poin akan menjadi 33 poin. Dengan demikian, posisi PSM menanjak peringkat kedua di klasemen sementara. Jumlah ini akan menggusur Perseman yang sudah memiliki 32 poin.
Wina menambahkan bahwa PSM sudah mengajukan protes sejak awal Maret lalu, setelah melakoni ketiga laga tersebut. Namun, karena tidak mendapat tanggapan, manajemen kembali mengirimkan surat protes dan itu dilakukan sampai tiga kali.
Menurut Wina, legalitas seorang pemain yang memperkuat tim-tim IPL harus disahkan operator liga yakni PT LPIS. Jadi jelas Persibo dan Persepar telah melanggar regulasi itu.
"Jadi, harusnya keputusan itu bisa cepat keluar. PSM hanya butuh jawaban iya atau tidak. Agar tidak jadi beban di putaran kedua nanti," tambahnya.
CEO PT PSM, Rully Habibie, mengatakan bahwa manajemen akan terus berjuang untuk mendapatkan kemenangan atas protes yang mereka layangkan terkait dua laga away PSM.
"Kami masih terus berusaha. Semoga sebelum masuk putaran kedua sudah ada titik terang. Kita protes untuk sesuatu yang tidak benar karena mereka telah melanggar aturan," katanya. (nda/mac)
Dari tiga laga itu, PSM menemukan sejumlah kejanggalan yang tidak mengacu pada regulasi kompetisi. Khusus untuk laga melawan Persibo dan Persepar, PSM optimis bisa memenangkan protesnya. Pasalnya, kedua klub tersebut memainkan pemain yang belum dikontrak saat melawan PSM.
PSM pun berpeluang PSM mendapatkan enam poin gratis dari laga yang sebenarnya menelan kekalahan. "PSM berpeluang besar mendapatkan enam poin atas laga lawan Persibo dan Persepar. Yang jelas, protes ke pihak PT LPIS sudah ada titik terang. Mereka melanggar regulasi sehingga PSM berhak atas enam poin tersebut," kata Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina.
Jika PSM bisa mendapatkan enam poin tersebut, maka PSM yang saat ini mengantongi 27 poin akan menjadi 33 poin. Dengan demikian, posisi PSM menanjak peringkat kedua di klasemen sementara. Jumlah ini akan menggusur Perseman yang sudah memiliki 32 poin.
Wina menambahkan bahwa PSM sudah mengajukan protes sejak awal Maret lalu, setelah melakoni ketiga laga tersebut. Namun, karena tidak mendapat tanggapan, manajemen kembali mengirimkan surat protes dan itu dilakukan sampai tiga kali.
Menurut Wina, legalitas seorang pemain yang memperkuat tim-tim IPL harus disahkan operator liga yakni PT LPIS. Jadi jelas Persibo dan Persepar telah melanggar regulasi itu.
"Jadi, harusnya keputusan itu bisa cepat keluar. PSM hanya butuh jawaban iya atau tidak. Agar tidak jadi beban di putaran kedua nanti," tambahnya.
CEO PT PSM, Rully Habibie, mengatakan bahwa manajemen akan terus berjuang untuk mendapatkan kemenangan atas protes yang mereka layangkan terkait dua laga away PSM.
"Kami masih terus berusaha. Semoga sebelum masuk putaran kedua sudah ada titik terang. Kita protes untuk sesuatu yang tidak benar karena mereka telah melanggar aturan," katanya. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bontang FC Bidik Empat Pemain Baru
Bola Indonesia 12 Juli 2013, 18:41
-
Ogah Tampil di Liga Ramadan, Febre Pilih Latihan Sendiri
Bola Indonesia 12 Juli 2013, 15:28
-
PSM Optimis Dapat Tambahan 6 Poin
Bola Indonesia 12 Juli 2013, 15:23
-
Persebaya Masih Keberatan Main di Bulan Ramadan
Bola Indonesia 12 Juli 2013, 14:07
-
Manajemen PT PSM Tidak Menyerah Layangkan Protes ke PT LPIS
Bola Indonesia 11 Juli 2013, 13:57
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR