Bola.net - Persema Malang akan mejadi tamu PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim ini. Kedua tim akan bentrok di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (27/3) nanti.
Namun, laga tersebut terancam batal. Pasalnya, Persema kemungkinan besar tidak datang ke Makassar. Hal itu berkaitan putusan bahwa Persema bersama Persibo Bojonegoro tidak bisa mengikuti kompetisi kasta tertinggi kompetisi di Indonesia musim depan. Pasalnya, pemutihan hukuman mereka dicabut dalam KLB PSSI, Minggu (17/3/2013) lalu.
Terkait hal tersebut, pelatih Petar Segrt mengaku tidak mau terpengaruh. Ia tetap akan mempersiapkan skuadnya untuk menghadapi Persema.
"Di Indonesia kami mendengar banyak hal tapi saya tidak peduli dengan itu. Saya pikir, beberapa orang hanya bicara saja," kata Petar dalam pesan singkatnya kepada Bola.net, Jumat (22/3/2013).
"Saya mempersiapkan tim dan kami tetap berlatih untuk menghadapi pertandingan 27 Maret nanti. Apa yang akan diputuskan Persema, itu urusannya," lanjut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Petar mulai jenuh dengan kabar tentang calon lawannya. Seperti saat menghadapi Persibo Bojonegoro, ia juga mendapat info jika Persibo tidak akan bermain karena para pemainnya mogok akibat belum dikontrak. Tapi, kenyataannya, pertandingan tersebut tetap berlangsung bahkan Persibo menang 2-0 atas PSM.
"Saya tidak mau mengganggu konsentrasi pemain dengan kabar seperti itu. Kami harus tetap bersiap menghadapi Persema," lanjutnya.
Sementara itu, Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengatakan bahwa jika memang Persema tidak bisa tampil harusnya ada pemberitahuan melalui surat resmi. Tapi, sampai saat ini, manajemen PSM belum menerima info apapun dari calon lawannya.
"Karena belum ada pemberitahuan resmi, ya kami akan tetap berpendapat bahwa laga itu akan terlaksana sesuai jadwal. Pemain tetap latihan untuk laga itu," kata Wina. (nda/mac)
Namun, laga tersebut terancam batal. Pasalnya, Persema kemungkinan besar tidak datang ke Makassar. Hal itu berkaitan putusan bahwa Persema bersama Persibo Bojonegoro tidak bisa mengikuti kompetisi kasta tertinggi kompetisi di Indonesia musim depan. Pasalnya, pemutihan hukuman mereka dicabut dalam KLB PSSI, Minggu (17/3/2013) lalu.
Terkait hal tersebut, pelatih Petar Segrt mengaku tidak mau terpengaruh. Ia tetap akan mempersiapkan skuadnya untuk menghadapi Persema.
"Di Indonesia kami mendengar banyak hal tapi saya tidak peduli dengan itu. Saya pikir, beberapa orang hanya bicara saja," kata Petar dalam pesan singkatnya kepada Bola.net, Jumat (22/3/2013).
"Saya mempersiapkan tim dan kami tetap berlatih untuk menghadapi pertandingan 27 Maret nanti. Apa yang akan diputuskan Persema, itu urusannya," lanjut pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
Petar mulai jenuh dengan kabar tentang calon lawannya. Seperti saat menghadapi Persibo Bojonegoro, ia juga mendapat info jika Persibo tidak akan bermain karena para pemainnya mogok akibat belum dikontrak. Tapi, kenyataannya, pertandingan tersebut tetap berlangsung bahkan Persibo menang 2-0 atas PSM.
"Saya tidak mau mengganggu konsentrasi pemain dengan kabar seperti itu. Kami harus tetap bersiap menghadapi Persema," lanjutnya.
Sementara itu, Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengatakan bahwa jika memang Persema tidak bisa tampil harusnya ada pemberitahuan melalui surat resmi. Tapi, sampai saat ini, manajemen PSM belum menerima info apapun dari calon lawannya.
"Karena belum ada pemberitahuan resmi, ya kami akan tetap berpendapat bahwa laga itu akan terlaksana sesuai jadwal. Pemain tetap latihan untuk laga itu," kata Wina. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Liburkan Pemain Dari Latihan
Bola Indonesia 22 Maret 2013, 20:00
-
PSM Tetap Bersiap Menjamu Persema Malang
Bola Indonesia 22 Maret 2013, 13:04
-
Tanpa 4 Pemain Pilar, Petar Andalkan Pemain Muda
Bola Indonesia 22 Maret 2013, 10:59
-
Persema Belum Pasti Tantang PSM Makassar
Bola Indonesia 22 Maret 2013, 10:15
-
Tunggu RUPS, Persema Diliburkan
Bola Indonesia 22 Maret 2013, 09:51
LATEST UPDATE
-
Julen Lopetegui Murka Usai Qatar Dibantai Kanada 0-6, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 19 Juni 2026, 19:25
-
Cedera Horor Ismael Kone: Jesse Marsch Menangis Dengar Suara Tulang Patah
Piala Dunia 19 Juni 2026, 18:59
-
Lionel Messi Punya Jaya Atas Kemajuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 17:11
-
Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Bola Indonesia 19 Juni 2026, 16:45
-
Cristiano Ronaldo Diminta Mengalah, Portugal Butuh Energi Baru
Piala Dunia 19 Juni 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28


























KOMENTAR